Tidak Hanya Lidah, Usus Juga Bisa Membedakan Antara Gula Alami dengan Pemanis Buatan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 10:11 WIB
Tidak Hanya Lidah, Usus Juga Bisa Membedakan Antara Gula Alami dengan Pemanis Buatan
Ilustrasi gula. (Freepik.com/jcomp)

Suara.com - Penelitian baru menemukan kalau usus manusia bisa membedakan antara gula asli dan pemanis buatan. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Neuroscience itu melakukan studi dengan menghilangkan indera perasa pada tikus.

Hasilnya, tikus tetap bisa membedakan antara gula alami dan buatan. Bahkan, tikus juga menunjukkan sikap lebih menyukai gula asli daripada buatan, meskipun tidak memiliki indera perasa.

Para ilmuwan kemudian menggunakan tes pencitraan untuk melihat gula fruktosa dapat memicu perubahan otak yang menyebabkan makan berlebihan.

"Kami telah mengidentifikasi sel-sel yang membuat kita ingin makan gula, dan itu ada di usus," kata Dr. Diego Bohórquez, profesor kedokteran dan neurobiologi di Duke University School of Medicine yang memimpin penelitian tersebut.

Setelah dimakan, partikel makanan memasuki usus kecil, yang ditutup dengan vili beludru. Di mana setiap vili ditutup dengan satu lapisan epitel, tetapi Bohórquez menemukan kalau salah satu sel di lapisan epitel terlihat unik. Karena tidak hanya berkomunikasi dengan hormon, tetapi juga dengan saraf, termasuk saraf vagus.

Sel-sel awalnya digambarkan sebagai sel enteroendokrin karena melepaskan hormon di usus. Bohórquez menyebut sel-sel itu dengan neuropod, karena punya kemampuan untuk berkomunikasi dengan neuron yang tidak hanya menghasilkan sinyal hormon yang bekerja lambat, tetapi juga sinyal neurotransmitter yang bekerja cepat di otak.

Bohórquez mengatakan temuannya menunjukkan neuropod sel yang mirip dengan selera di lidah atau sel retina di mata yang mampu melihat warna.

"Sel-sel ini bekerja seperti sel kerucut retina yang mampu merasakan panjang gelombang cahaya," kata Bohórquez.

Namun, cara kerja sel terhadap gula alami dengan pemanis buatan berbeda. Juga melepaskan neurotransmiter yang berbeda di saraf vagus, sehingga membuat tubuh tikus bisa membedakan kandungan gula alami dengan pemanis buatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Klepon Kenyal dan Manis, Pakai Isian Gula Merah yang Lumer di Mulut

Resep Klepon Kenyal dan Manis, Pakai Isian Gula Merah yang Lumer di Mulut

Lifestyle | Sabtu, 15 Januari 2022 | 21:25 WIB

Mengenal Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Tiap Organ, Mulai dari Mulut hingga Usus Besar

Mengenal Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Tiap Organ, Mulai dari Mulut hingga Usus Besar

Tekno | Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:30 WIB

Diet Bersifat Pribadi, Tak Semua Orang akan Mengalami Turun Berat Badan Meski Sudah Mengurangi Gula

Diet Bersifat Pribadi, Tak Semua Orang akan Mengalami Turun Berat Badan Meski Sudah Mengurangi Gula

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:25 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB