Persiapkan Hal Ini Sebelum Anak Dapat Vaksinasi Covid-19, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
Persiapkan Hal Ini Sebelum Anak Dapat Vaksinasi Covid-19, Apa Saja?
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Naruto saat mendampingi anak-anak vaksin. Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 anak telah dimulai di berbagai negara. Meski demikian masih ada kehawatiran dari orangtua saat ingin memvaksinasi Covid-19 anak. 

Namun, Konsultan Senior, Spesialis Rawat Intensif Anak dari Rumah Sakit Pelangi Madhukar India, Dr. Chandrashekar Singha mengatakan bahwa orangtua sebetulnya tidak perlu terlalu khawatir . Ini karena vaksin Covid-19 yang ada telah melalui pengujian ketat. 

Dalam uji klinis, ini membuktikan bahwa vaksin telah disepakati secara internasional untuk keamanan serta kemanjuran.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

“Seperti semua vaksin lainnya, WHO dan otoritas pengatur akan terus memantau penggunaan vaksin Covid-19 untuk mengidentifikasi, dan menanggapi setiap masalah keamanan yang mungkin muncul,” tambahnya.

Demi keselamatan dan kesehatan anak-anak yang telah memenuhi syarat vaksinasi Covid-19, orangtua perlu memperhatikan beberapa persiapan. Dilansir dari Healthshots, berikut yang mesti diperhatikan.

  • Vaksin Covid-19 dan vaksin lainnya harus dipisahkan dengan selang waktu minimal 14 hari.
  • Dosis kedua juga harus dari vaksin Covid-19 yang sama, yang diberikan sebagai dosis pertama. Pertukaran merek vaksin Covid-19 tidak diperbolehkan.
  • Orang yang mengalami reaksi alergi terhadap dosis vaksin sebelumnya, tidak boleh menerima dosis kedua.
  • -Untuk orang yang memiliki infeksi Covid-19 aktif, vaksinasi harus ditunda hingga 4-8 minggu setelah pemulihan.
  • -Vaksin harus diberikan dengan hati-hati pada individu yang memiliki riwayat gangguan perdarahan.

Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Anak-Anak

Setelah anak mendapatkan vaksin Covid-19, jangan khawatir berlebihan jika anak mengalami efek samping. Sebab, efek samping ini adalah hal yang normal, karena vaksin sedang bekerja di dalam tubuh.

“Seperti halnya vaksin apapun. Beberapa orang akan mengalami nyeri ringan hingga sedang di tempat suntikan. Mulai dari nyeri otot dan sakit kepala. Efek samping ini adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang merespons vaksin dan melawan virus,” jelas Dr. Singha.

Selain itu, beberapa efek samping ini juga terjadi setelah mendapatkan vaksin Covid-19. Berikut gejalanya:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Panas dingin
  • Diare
  • Sakit di tempat suntikan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Beristri Tega Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkong

Pria Beristri Tega Cabuli Anak di Bawah Umur di Bengkong

Batam | Rabu, 19 Januari 2022 | 10:44 WIB

Siapa Putri Tanjung? Keturunan 'Si Anak Singkong' yang Lagi Viral di Media Sosial

Siapa Putri Tanjung? Keturunan 'Si Anak Singkong' yang Lagi Viral di Media Sosial

News | Rabu, 19 Januari 2022 | 10:33 WIB

Shakila, Putri Kapolres Pidie Jadi Peserta Pertama Vaksinasi Anak

Shakila, Putri Kapolres Pidie Jadi Peserta Pertama Vaksinasi Anak

Sumut | Rabu, 19 Januari 2022 | 10:31 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB