Cek Mata Kamu Sekarang, Tanda Begini Bisa Jadi Indikasi Seorang Mati Lebih Dini

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:31 WIB
Cek Mata Kamu Sekarang, Tanda Begini Bisa Jadi Indikasi Seorang Mati Lebih Dini
Ilustrasi mata.[Pixabay]

Suara.com - Sebuah penanda di mata dapat mengungkapkan apakah seorang berisiko mengalami kematian dini. Demikian kata para peneliti dilansir dari NY Post. 

Temuan mereka memprediksi siapa yang mungkin meninggal dalam satu dekade sebelum ada tanda-tanda kesehatan yang jelas. Para peneliti mengatakan retina, jaringan yang berada di belakang mata, dapat memberikan petunjuk tentang kesehatan seseorang.

Kerusakan pada saraf dan pembuluh darah di retina mungkin merupakan tanda peringatan dini penyakit.

Sudah diketahui bahwa faktor-faktor seperti tekanan darah tinggi, diabetes, merokok dan pola makan yang buruk berimplikasi pada gangguan mata, seperti degenerasi makula.

Penelitian baru menunjukkan jika retina menua lebih cepat daripada orang itu sendiri, itu dapat meramalkan kematian dini. Para ilmuwan dari China dan Australia menyebut ini sebagai “kesenjangan usia retina”.

Ilustrasi mata yang bersih. (Pixabay/puhhha)
Ilustrasi mata yang bersih. (Pixabay/puhhha)

Mereka menguji teori "membuka mata" mereka pada ribuan orang Inggris.

Mereka yang memiliki kesenjangan usia retina terbesar 10 tahun hingga 67 persen lebih mungkin meninggal selama masa studi 11 tahun.

“Temuan ini menunjukkan bahwa usia retina mungkin menjadi penanda penuaan yang signifikan secara klinis,” tulis para penulis dalam British Journal of Ophthalmology.

“Retina menawarkan 'jendela' yang unik dan dapat diakses untuk mengevaluasi proses patologis yang mendasari penyakit vaskular sistemik dan neurologis yang terkait dengan peningkatan risiko kematian.

“Hipotesis ini didukung oleh penelitian sebelumnya, yang menunjukkan bahwa pencitraan retina mengandung informasi tentang faktor risiko kardiovaskular, penyakit ginjal kronis, dan biomarker sistemik.”

Untuk penelitian mereka, para ilmuwan pertama-tama memeriksa bahwa mereka dapat memprediksi usia seseorang hanya berdasarkan retina.

Mereka mengamati retina 19.200 orang dewasa Inggris berusia antara 40 dan 69 tahun.

Model machine learning mampu memprediksi secara akurat usia kronologis peserta hanya dengan melihat retina dalam rentang 3,5 tahun.

Kemudian kesenjangan usia retina dan hubungannya dengan kematian dinilai pada sekitar 36.000 sukarelawan selama periode 11 tahun.

Selama waktu ini, 5 persen orang (1.871) meninggal, paling sering karena kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Polisi Jual Sabu di Sumut Dituntut Hukuman Mati

Dua Polisi Jual Sabu di Sumut Dituntut Hukuman Mati

Sumut | Kamis, 20 Januari 2022 | 00:16 WIB

Ini Beberapa Penyebab Sepeda Motor Injeksi Mendadak Mati Saat Digas

Ini Beberapa Penyebab Sepeda Motor Injeksi Mendadak Mati Saat Digas

Otomotif | Rabu, 19 Januari 2022 | 19:42 WIB

Sperma Masuk ke Mata: Apakah Harus Khawatir?

Sperma Masuk ke Mata: Apakah Harus Khawatir?

Health | Rabu, 19 Januari 2022 | 20:00 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB