facebook

Ini Beberapa Penyebab Sepeda Motor Injeksi Mendadak Mati Saat Digas

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Ini Beberapa Penyebab Sepeda Motor Injeksi Mendadak Mati Saat Digas
Melakukan starter motor dan mengecek bunyi mesin normal. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Mulai saringan udara kotor sampai bahan bakar oktan tidak sesuai menjadi faktor pemicunya.

Suara.com - Motor injeksi yang pengoperasiannya dikenal lebih mudah dibanding karburator, ternyata bisa mendadak mati atau gagal distarter.

Penyebab motor injeksi mati saat digas cukup bervariatif. Bisa menyangkut komponen yang ada di dalam sistemnya.

Berikut beberapa kemungkinan yang bisa terjadi seperti dikutip dari Suzuki Indonesia:

Saringan Udara Terlalu Kotor

Baca Juga: Daftar Harga Motor Kawasaki 2022, Peminat Ninja dan KLX Wajib Tahu

Saringan udara ini berfungsi untuk memfilter udara dari debu dan kotoran yang bisa masuk ke dalam mesin. Komponen ini memungkinkan udara yang masuk ke ruang pembakaran lebih bersih karena sudah disaring.

Namun jika sudah terlalu kotor, seringkali hal ini membuat masalah pada idle mesin yang mati mendadak. Oleh karena itu, pembersihan pada filter ini penting dilakukan. Setidaknya dalam interval setiap 5.000 km.

Sirkulasi Tangki BBM Tersumbat

Bahan bakar kendaraan motor tersimpan dalam sebuah tangki yang tertutup rapat. Jika diperhatikan lebih teliti, pada tutup tangki bisa ditemukan lubang kecil.

Ilustrasi tangki motor dengan logo Yamaha. (Youtube/Yamaha)
Ilustrasi tangki motor  (Youtube/Yamaha)

Lubang ini berfungsi menjaga tekanan udara di dalam tangki tetap lancar. Apabila lubang ini tertutup, otomatis bensin tidak bisa tersalur ke ruang bahan bakar. Tak heran jika akhirnya motor berhenti tiba-tiba ketika berada di jalan.

Baca Juga: Daftar Harga Motor Honda 2022 Terbaru: Lengkap, Mulai 15 Jutaan Bisa Bawa Pulang Motor Baru

Busi Tidak Berfungsi dengan Baik

Busi menjadi komponen penting yang mempengaruhi proses pengapian pada mesin kendaraan.

Jika busi rusak atau melemah, motor jadi terasa berat ketika digas bahkan mati mendadak. Bila hal ini terjadi, komponen harus dilepas untuk diperiksa lebih lanjut. Untuk lebih yakin sebaiknya segera diganti dengan busi baru.

Ilustrasi busi motor (Yamaha Indonesia)
Ilustrasi busi motor [Denso].

Tapi apabila hanya kotor terkena debu, busi tidak perlu diganti dan cukup dilap saja. Setelah itu, pasangkan kembali dengan teknik yang benar.

BBM yang Digunakan Berkualitas Rendah

Penyebab motor injeksi mati saat digas berikutnya adalah penggunaan bensin berkualitas rendah.

Salah satunya bahan bakar dengan oktan rendah, padahal kurang sesuai dengan kondisi mesin.

Kemungkinan lainnya adalah, penggunaan bensin yang sudah terkontaminasi air atau kotoran.

Mungkin efek yang ditimbulkan umumnya tidak sampai membuat motor injeksi mati. Namun bukan tidak mungkin jika bensin kotor membuat motor berhenti mendadak.

Mesin Terlalu Panas (Overheat)

Mesin overheat atau terlalu panas ternyata juga bisa membuat motor mati mendadak. Overheat biasanya terjadi karena sirkulasi oli di dalam mesin tidak mengalir dengan baik. Hal ini membuat bagian pistonnya kering sehingga mesin menjadi lebih panas.

Jika panasnya sudah berlebihan, maka motor bisa tiba-tiba berhenti. Oleh karena itu, sebaiknya diamkan motor terlebih dahulu sampai mesinnya dingin. Jangan lupa mengecek kondisi oli karena berpotensi sudah berkurang.

Injektor Kotor atau Rusak

Apabila motor injeksi yang digunakan sudah mencapai usia lima tahun atau jarak tempuhnya sudah 50.000 km, maka perhatikanlah kualitas injektornya. Tidak sedikit pemilik kendaraan bermotor yang justru menyepelekan service rutin.

Padahal, tindakan ini bisa memperpanjang usia motor. Adapun perawatan injektor disarankan dilakukan setiap 10.000 km jarak tempuh. Jika sudah melakukannya dengan baik, fungsi injektor akan berjalan dengan baik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar