Tertular Virus Corona Covid-19 Tanpa Kontak Dekat dengan Pasien Positif, Bagaimana Bisa Seperti Itu?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 21 Januari 2022 | 09:32 WIB
Tertular Virus Corona Covid-19 Tanpa Kontak Dekat dengan Pasien Positif, Bagaimana Bisa Seperti Itu?
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Pixabay)

Suara.com - Banyak orang mungin bertanya-tanya penyebab dirinya tertular virus corona Covid-19 tanpa kontak dekat dengan pasien positif virus corona.

Anda pasti sudah tahu bahwa virus corona Covid-19 bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui jarak dekat.

Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa penyebab orang terinfeksi virus corona Covid-19 tanpa kontak dekat dengan orang sakit.

1. Kontak dengan orang pra-gejala

Orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 cenderung lebih menularkan virusnya 2-3 hari sebelum mereka mengembangkan gejala.

Kondisi ini adalah di mana seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 terlebih dahulu dan mengembangkan gejala kemudian hari disebut sebagai fase pra-gejala.

Orang dalam kondisi pra-gejala ini bisa menularkan virus corona Covid-19 dalam tubuh ke orang lain yang berada di dekatnya.

Ilustrasi Virus Corona Covid0-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

2. Tidak jaga jarak

Jika Anda berada dalam jarak dekat dengan orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak jaga jarak dengan orang lain, Anda akan lebih mudah tertular.

Virus corona Covid-19 menyebar melalui partikel cairan kecil dati batuk, bersin atau pernapasan orang yang terinfeksi dalam jarak dekat.

Begitu seseorang bersentuhan dengan partikel cairan yang ada di udara, virus corona bisa masuk ke tubuh orang yang tidak terinfeksi melalui mata, hidung dan mulut.

Risiko infeksi virus corona Covid-19 bisa meningkat ketika Anda berada di tempat dalam ruangan yang berventilasi buruk atau ramai.

3. Kontak dengan orang pembawa virus tanpa gejala

Setiap orang yang terinfeksi virus corona tidak selalu menunjukkan gejala. Orang tanpa gejala sering tidak sadar ada virus corona dalam dirinya.

Jika Anda berhubungan dengan orang yang tidak mengalami gejala, Anda berisiko tertular virus corona Covid-19 dari orang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Tinja? Ini Temuan Ahli

Benarkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Tinja? Ini Temuan Ahli

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 08:38 WIB

Masih Bisa Terinfeksi Virus Corona, Lalu Apa Gunanya Vaksin Covid-19?

Masih Bisa Terinfeksi Virus Corona, Lalu Apa Gunanya Vaksin Covid-19?

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 06:30 WIB

Varian Omicron Bukan Turunan Covid-19, Ahli Sebut 2 Pandemi sedang Berdampingan!

Varian Omicron Bukan Turunan Covid-19, Ahli Sebut 2 Pandemi sedang Berdampingan!

Health | Kamis, 20 Januari 2022 | 15:24 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB