Array

Varian Omicron Bukan Turunan Covid-19, Ahli Sebut 2 Pandemi sedang Berdampingan!

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:24 WIB
Varian Omicron Bukan Turunan Covid-19, Ahli Sebut 2 Pandemi sedang Berdampingan!
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)

Suara.com - Seorang ahli virologi terkenal mengatakan bahwa varian Omicron adalah strain yang menyimpang dari pandemi virus corona Covid-19 sesungguhnya.

Karena itu, Dr T Jacob John, seorang ahli virologi menyatakan situasi yang sekarang ini terjadi adalah dua pandemi sedang berjalan berdampingan, yakni pandemi yang disebabkan varian Delta dengan varian virus corona Covid-19 lainnya dan varian Omicron.

Jacob juga mengatakan pandemi virus corona diperkirakan akan terus berkembang dengan melihat situasi sekarang. Terlebih, varian Omicron menyebar cukup cepat dan luas.

"Jadi, saya berpendapat varian Omicron ini belum jelas keturunan dari mana. Tapi, ada kemungkinan varian baru ini berasal dari Wuhan-D614G. Sekarang ini, kita masih melihat perkembangan pandemi," kata Jacob John, direktur Pusat Penelitian Lanjutan ICMR dalam Virologi dikutip dari The Hans India.

Karena varian Omicron ini dinilai menyimpang dari turunan virus corona Covid-19, Jacob dan timnya berpendapat sekarang ini sedang ada dua pandemi yang berlangsung berdampingan, yakni varian Delta dan kerabatnya serta varian Omicron dan varian lainnya yang akan datang.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)

"Kami yakin karena penyakit yang ditimbulkan dari keduanya juga berbeda," jelasnya.

Varian Delta dan kerabatnya menyebabkan Pneumonia-hypoxia-multiorgan damage disease. Sedangkan, varian satunya adalah penyakit saluran pernapasan atas/tengah yang mendorong penyakit kronis yang sebelumnya sudah ada.

Terkait isu mengenai varian virus corona yang akan datang lebih menular tetapi tidak mematikan, Jacob berpendapat bahwa patogen baru mampu beradaptasi dengan inang manusia dan dalam prosesnya cenderung menjadi lebih menular tetapi tidak mematikan.

"Tapi, hal itu akan terjadi dalam rentang waktu yang lama, bukan satu atau dua tahun. Kita perlu belajar dari munculnya varian Delta, yang muncul belakangan tetap lebih cepat menyebar dan mematikan," katanya.

Baca Juga: Mencuci Hidung Dengan Nose Sanitizer Mampu Bunuh Virus Corona, Benarkah?

Kali ini, varian Omicron dinilai sebagai varian virus corona yang sangat menular dan mendorong terjadinya gelombang ketiga pandemi virus corona Covid-19. Tetapi, varian Omicron diketahui hanya memicu gejala ringan dan tidak mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI