Masih Bisa Terinfeksi Virus Corona, Lalu Apa Gunanya Vaksin Covid-19?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 21 Januari 2022 | 06:30 WIB
Masih Bisa Terinfeksi Virus Corona, Lalu Apa Gunanya Vaksin Covid-19?
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Freepik)

Suara.com - Vaksin Covid-19 telah dipakai secara global sejak akhir 2020. Data pada Our World Data, per Kamis, 20 Januari 2022, sekitar 9,8 miliar dosis vaksin telah disuntikkan ke seluruh dunia. Sebanyak 60,3 persen orang di bumi telah disuntik vaksin Covid-19 setidaknya satu dosis. 

Nyatanya, pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini. Bahkan orang yang sudah divaksinasi masih berpotensi positif Covid-19. 

Epidemiolog dr. Tonang Dwi Ardyanto, Sp.PK., membenarkan bahwa vaksin Covid-19 saat ini memang tidak bisa memberikan perlindungan 100 persen tidak akan terinfeksi virus corona SARS Cov-2. Bahkan sebenarnya, hingga sekarang memang belum ada vaksin yang bisa efektif 100 persen mencegah infeksi.

Ilustrasi Vaksin Booster, kriteria orang tidak boleh vaksin booster (Freepik)
Ilustrasi Vaksin Booster, kriteria orang tidak boleh vaksin booster (Freepik)

"Tidak ada vaksin yang 100 persen efektif sekaligus 100 persen aman. Tidak (akan) pernah ada. Bahkan setelah penelitian dan penggunaan panjang sekalipun. Kita bertumpu pada harapan manfaat maksimal, dengan risiko minimal," kata dokter Tonang, dikutip dari tulisannya di Twitter, Kamis (20/1/2022).

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama vaksin sebenarnya mencegah kejadian sakit. Artinya, mencegah gejala yang buruk juga kematian. Sejak Maret 2020, sudah diperhitungkan bahwa Covid-19 bergejala ringan-sedang sekitar 55  persen, lanjutnya.

Gejala berat muncul pada sekitar kasus 10-15 persen, kasus kritis sekitar 5 persen, dan sebanyak 2-3 persen di antaranya meninggal. 

Meski angka kesembuhannya tinggi, dokter Tonang mengingatkan bahwa infeksi Covid-19 berpotensi sebabkan pasien tidak semua bisa pulih sempurna. Pasca dinyatakan negatif virus corona, masih ada kemungkinan alami penurunan kebugaran.

"Maka target utama vaksinasi memang ditujukan mencegah gejala, khususnya gejala berat dan kematian. Itu sangat penting. Target sekunder, baru untuk mencegah terjadinya infeksi. Target sekunder ini yang diharapkan dalam uji klinik jangka panjang," ujarnya.

Meski orang yang sudah divaksinasi tetap bisa terinfeksi, Tonang menjelaskan bahwa jumlah virus yang bertahan hidup di saluran nafas lebih rendah dan lebih cepat bersih. Sehingga, risiko gejala berat jadi lebih rendah, juga mengurangi potensi menularkan ke orang lain.

baca juga

"Kita harapkan ada vaksin intra-nasal. Memicu antibodi tinggi di paru-paru, maupun di saluran nafas. Jadi lebih efektif lagi mencegah infeksi dan menurunkan risiko penularan. Tapi itu butuh waktu, lebih sulit pengembangannya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaster Bank di Madiun Bertambah 16 Orang Terinfeksi COVID-19

Klaster Bank di Madiun Bertambah 16 Orang Terinfeksi COVID-19

Malang | Kamis, 20 Januari 2022 | 23:39 WIB

Memasuki Tahun Ketiga Pandemi, 301 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan

Memasuki Tahun Ketiga Pandemi, 301 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan

Kalbar | Kamis, 20 Januari 2022 | 23:12 WIB

Pemerintah Austria Iming-imingi Warganya Lotre Demi Sukseskan Vaksinasi

Pemerintah Austria Iming-imingi Warganya Lotre Demi Sukseskan Vaksinasi

Jogja | Kamis, 20 Januari 2022 | 22:39 WIB

Terkini

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 13:17 WIB

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Bali | Senin, 14 September 2026 | 13:16 WIB

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

Usut Kasus BJB, KPK Panggil Asisten Pribadi Ridwan Kamil

Usut Kasus BJB, KPK Panggil Asisten Pribadi Ridwan Kamil

News | Senin, 14 September 2026 | 13:14 WIB

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:11 WIB

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:10 WIB

Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala

Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:10 WIB

10 Hari Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kondisi Jay Idzes Bikin Was-was

10 Hari Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kondisi Jay Idzes Bikin Was-was

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:08 WIB

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:06 WIB

×