Orang Depresi Cenderung Enggan Suntik Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 24 Januari 2022 | 14:42 WIB
Orang Depresi Cenderung Enggan Suntik Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)

Suara.com - Penelitian baru melaporkan jumlah orang yang mengalami gejala depresi selama pandemi virus corona Covid-19 menjadi tiga kali lebih banyak.

Parahnya, orang yang mengalami gejala depresi ini cenderung lebih percaya informasi hoaks mengenai vaksin Covid-19 dan cenderung tidak suntik vaksin virus corona Covid-19.

Karena mempercayai informasi hoaks, hal ini akan memicu banyak kasus virus corona Covid-19 yang lebih parah.

Penelitian oleh JAMA Network Open mengenai hal tersebut tidak membeda-bedakan keyakinan politik dan kelompok demografis.

Para peneliti menekankan bahwa orang yang depresi tidak boleh disalahkan atas adanya informasi hoaks, tetapi perlu diperlakukan layaknya kelompok yang rentan terinfeksi virus corona.

Ilustrasi depresi (pixabay)
Ilustrasi depresi (pixabay)

"Salah satu hal penting tentang depresi adalah depresi dapat menyebabkan orang melihat dunia secara berbeda," kata Roy H. Perlis, kepala asosiasi penelitian di departemen Psikiatri di Massachusetts General dikutip dari Express.

Karena itu, Roy dan timnya mengira-ngira orang yang melihat dunia dengan cara berbeda ini akan lebih mudah mempercayai informasi yang salah atau tidak. Jika iya, maka wajar mereka cenderung percaya bahwa vaksin Covid-19 itu berbahaya.

Para peneliti telah mensurvei kesehatan mental, sikap vaksin Covid-19 dan informasi terkait. Mereka menemukan bahwa tingkat depresi tiga kali lebih tinggi daripada di awal pandemi virus corona.

Orang yang sudah mengalami depresi sejak awal kemungkinan 2,2 kali lebih besar untuk mendukung setidaknya satu dari empat klaim palsu tentang vaksin Covid-19.

baca juga

Orang yang mendukung klaim palsu ini memiliki kemungkinan setengah untuk divaksinasi dan hampir tiga kali lebih mungkin untuk melaporkan resistensi vaksin.

Survei lanjutan juga dilakukan dua bulan kemudian. Mereka yang mengalami depresi dua kali lebih mungkin mendukung informasi yang salah.

"Meskipun kami tidak dapat menyimpulkan bahwa depresi menyebabkan orang rentan terinfeksi virus corona. Tapi, data kasus gelombang kedua menunjukkan bahwa depresi sering terjadi sebelum seseorang mendapatkan informasi yang salah," jelas Dokter Perlis.

Artinya, bukan informasi hoaks mengenai vaksin Covid-19 yang membuat seseorang lebih tertekan. Karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa meningkatkan perawatan kesehatan mental bisa meningkatkan efektivitas vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap, Ini Gejala Dominan Pasien Varian Omicron di Indonesia

Terungkap, Ini Gejala Dominan Pasien Varian Omicron di Indonesia

Health | Senin, 24 Januari 2022 | 11:45 WIB

Sudah Dua Yang Meninggal, Kasus Omicron Indonesia Terus Melonjak, Kini Tambah Jadi 1.626 Orang

Sudah Dua Yang Meninggal, Kasus Omicron Indonesia Terus Melonjak, Kini Tambah Jadi 1.626 Orang

News | Senin, 24 Januari 2022 | 10:50 WIB

Jadi Syarat Mutlak Ke Tanah Suci, Binda Sulsel Gelar Vaksinasi Bagi Calon Jemaah Haji Dan Umroh

Jadi Syarat Mutlak Ke Tanah Suci, Binda Sulsel Gelar Vaksinasi Bagi Calon Jemaah Haji Dan Umroh

News | Senin, 24 Januari 2022 | 07:31 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×