Terinfeksi Covid-19 Gejala Ringan Bukan Jaminan Bebas Sindrom Pasca-Covid

Risna Halidi

Kamis, 27 Januari 2022 | 08:26 WIB
Terinfeksi Covid-19 Gejala Ringan Bukan Jaminan Bebas Sindrom Pasca-Covid
Ilustrasi sindrom pasca-Covid-19 [Joseph Mucira/Pixabay]

Suara.com - Orang muda yang pernah terinfeksi Covid-19 meski hanya menderita gejala ringan nyatanya tidak menjamin bebas dari risiko sindrom pasca-Covid atau post-Covid syndrome.

Sindrom pasca-Covid sendiri merupakan sejumlah masalah kesehatan atau gejala yang baru, kembali muncul, atau terus terjadi selama empat minggu atau lebih sejak pertama kali seseorang terinfeksi Covid-19.

Kondisi ini sangat bervariasi dan memiliki jangka waktu yang berbeda antarpenyintas Covid-19. Hal tersebut dikatakan oleh Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan, RS Pondok Indah Puri Indah, dr. Desilia Atikawati.

"Penderita Covid-19 usia berapa pun dapat mengalami sindrom pasca-Covid, meski lebih sering ditemukan pada usia dewasa dibandingkan grup usia anak atau remaja, tetapi kelompok anak dan remaja tetap berisiko mengalaminya," katanya dikutip dari ANTARA, Kamis (27/1/2022).

Penelitian menunjukkan, gejala jangka panjang pada anak, baik yang memiliki gejala ringan atau berat (termasuk multisystem inflammatory syndrome, MIS), antara lain kelelahan, pusing, gangguan tidur, gangguan konsentrasi, nyeri otot dan sendi, serta batuk.

Walau jarang, beberapa orang, terutama anak-anak, dapat mengalami MIS sesaat atau segera setelah mengalami infeksi Covid-19.

MIS adalah kondisi di mana berbagai organ tubuh mengalami inflamasi, termasuk jantung, paru, ginjal, otak, kulit, mata, atau sistem pencernaan. Hingga saat ini, belum diketahui apa yang menjadi penyebabnya.

"Ini merupakan kondisi serius dan dapat menyebabkan kematian. Gejala yang perlu diwaspadai sebagai MIS adalah adanya demam disertai minimal satu dari gejala seperti nyeri perut, kemerahan pada mata, diare, pusing atau lightheadedness, ruam kulit, dan muntah," kata dr. Desilia.

Sindrom pasca-Covid sendiri tidak hanya terjadi pada penyintas Covid-19 yang bergejala berat saja. Penyintas Covid-19 dengan gejala ringan, bahkan tidak bergejala, juga dapat mengalaminya.

baca juga

Gejala-gejala yang sering dilaporkan antara lain sesak napas atau sulit bernapas lega, rasa lelah, gejala yang dirasa memburuk setelah aktivitas, kesulitan berpikir atau berkonsentrasi.

Selain itu gejala lainnya adalah batuk, nyeri dada atau perut, pusing, rasa berdebar, nyeri otot atau sendi, rasa kesemutan, diare, gangguan tidur, demam, pusing ketika berdiri, ruam kulit, perubahan suasana hati, perubahan kemampuan indra penciuman atau perasa, perubahan siklus menstruasi, dan rambut rontok.

Penelitian Lancet yang dipimpin oleh ilmuwan dari University College London (UCL), merupakan penelitian peer-reviewed terbesar tentang sindrom pasca-Covid yang melibatkan 3.765 partisipan dari 56 negara.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari 91 persen partisipan membutuhkan waktu lebih dari 35 minggu untuk pulih sepenuhnya.

Selama sakit, partisipan mengalami rata-rata 55,9 gejala yang melibatkan 9,1 sistem organ. Gejala yang paling sering ditemukan setelah bulan keenam adalah kelelahan, post-exertion malaise, dan gangguan kognitif.

Sebanyak 85,9 partisipan mengalami kekambuhan gejala yang terutama dicetuskan oleh olahraga, aktivitas fisik atau mental, serta stres. Sedangkan sebanyak 1.700 partisipan membutuhkan pengurangan waktu kerja. Gangguan kognitif atau ingatan ditemukan di seluruh grup usia.

Sebagian penderita Covid-19 yang bergejala berat mengalami dampak multiorgan atau kondisi autoimun dalam waktu yang lebih panjang dengan gejala yang menetap hingga beberapa bulan setelahnya.

Dampak multiorgan dapat melibatkan banyak sistem tubuh, seperti jantung, paru, ginjal, kulit, dan fungsi otak. Sedangkan kondisi autoimun terjadi ketika sistem imun mengalami kesalahan dan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh, yang menyebabkan inflamasi (peradangan) atau kerusakan jaringan di berbagai bagian tubuh.

Cara paling baik untuk mencegah sindrom pasca-Covid adalah dengan mencegah terjadinya infeksi Covid-19 dan mendapatkan booster vaksinasi Covid-19 bagi yang sudah divaksin dosis satu dan dosis dua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh! Ogah Divaksin, Emak-emak Ini Ngamuk Sampai Rela Ditembak Polisi

Heboh! Ogah Divaksin, Emak-emak Ini Ngamuk Sampai Rela Ditembak Polisi

Jawa Tengah | Kamis, 27 Januari 2022 | 08:09 WIB

Peneliti India Sebut Vaksin Spesifik untuk Omicron Penting, Ini Sebabnya

Peneliti India Sebut Vaksin Spesifik untuk Omicron Penting, Ini Sebabnya

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 08:07 WIB

Dalam Seminggu, 15 Idol K-Pop Pria Ini Dikonfirmasi Positif Covid-19

Dalam Seminggu, 15 Idol K-Pop Pria Ini Dikonfirmasi Positif Covid-19

Your Say | Kamis, 27 Januari 2022 | 07:56 WIB

Terkini

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:20 WIB

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:17 WIB

Promo Belanja di SOGO dari BRI Khusus Oktober 2026

Promo Belanja di SOGO dari BRI Khusus Oktober 2026

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:16 WIB

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:12 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:10 WIB

×