Pemantau Obat Eropa Setujui Obat Covid-19 Paxlovid Buatan Pfizer, Siapa yang Bisa Pakai?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:55 WIB
Pemantau Obat Eropa Setujui Obat Covid-19 Paxlovid Buatan Pfizer, Siapa yang Bisa Pakai?
Ilustrasi Obat. (istockphoto.com)

Suara.com - Regulator obat Uni Eropa menyetujui pil antivirus Covid-19 Pfizer Inc untuk merawat orang dewasa yang berisiko sakit parah.

Pemberian izin oleh European Medicines Agency (EMA) untuk persetujuan bersyarat. Ini memungkinkan negara-negara anggota UE untuk menyebarkan obat setelah regulator memberikan panduan untuk penggunaan daruratnya akhir tahun lalu.

Italia, Jerman, dan Belgia adalah di antara segelintir negara Uni Eropa yang telah membeli obat tersebut, yang diberi merek Paxlovid. Demikian seperti dilansir dari US News. 

Amerika Serikat pada bulan Desember mengizinkan Paxlovid dan obat serupa Merck molnupiravir. Komisaris kesehatan UE Stella Kyriakides mengatakan blok itu sekarang membuat kemajuan yang baik dalam menyusun perawatan, yang dia gambarkan sebagai garis pertahanan kedua setelah vaksin.

Ilustrasi obat cacing. (Pixabay)
Ilustrasi obat cacing. (Pixabay)

"Paxlovid adalah antivirus oral pertama untuk digunakan di rumah dalam portofolio kami, dan memiliki potensi untuk membuat perbedaan nyata bagi orang-orang yang berisiko tinggi berkembang menjadi COVID parah," katanya.

Obat oral ini, terutama Pfizer, dipandang sebagai pilihan pengobatan baru yang menjanjikan yang dapat dilakukan di rumah pada awal gejala Covid-19 untuk membantu mencegah rawat inap dan kematian.

"Kami bangga memiliki jejak manufaktur yang kuat di Eropa, yang akan membantu mendukung produksi hingga 120 juta kursus Paxlovid secara global," kata Chief Executive Pfizer Albert Bourla dalam sebuah pernyataan.

Paxlovid, rejimen antivirus dua obat, hampir 90 persen efektif dalam mencegah rawat inap dan kematian pada pasien dengan risiko tinggi penyakit parah, menurut data dari uji klinis perusahaan. Data laboratorium terbaru menunjukkan obat tersebut mempertahankan efektivitasnya terhadap varian Omicron juga.

Namun dalam uji coba, itu hanya diuji pada individu yang tidak divaksinasi, menimbulkan pertanyaan tentang potensi penggunaannya pada pasien berisiko tinggi yang disuntik. EMA tidak membatasi dukungannya pada yang tidak divaksinasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Swedia Putuskan Tak Ada Program Vaksinasi Anak, Sebut Manfaat Lebih Kecil daripada Risiko

Update Covid-19 Global: Swedia Putuskan Tak Ada Program Vaksinasi Anak, Sebut Manfaat Lebih Kecil daripada Risiko

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:44 WIB

Pembelajaran Tatap Muka: Orang Tua Murid Deg-degan, Guru Was-was

Pembelajaran Tatap Muka: Orang Tua Murid Deg-degan, Guru Was-was

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:13 WIB

Kasus Covid-19 di Jakarta, Jabar, dan Banten Naik 90,4 Persen dalam Sepekan

Kasus Covid-19 di Jakarta, Jabar, dan Banten Naik 90,4 Persen dalam Sepekan

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:03 WIB

Terkini

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

×