BAB Encer dan Terus Menerus, Waspadai Tanda Kanker Usus

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 28 Januari 2022 | 11:25 WIB
BAB Encer dan Terus Menerus, Waspadai Tanda Kanker Usus
Ilustrasi sulit buang air besar. [Shutterstock]

Suara.com - Kanker usus menjadi salah satu penyakit mematikan yang dialami oleh masyarakat di Indonesia. Saat bicara soal gejala, kanker usus seringkat punya tanda yang ringan di saat awal. Sehingga sulit mengenali sejak awal. 

Namun, sebagian besar orang dengan diagnosis ini akan mengalami setidaknya satu kombinasi tanda peringatan. Gejala kanker usus yang paling terkenal adalah perubahan kebiasaan buang air besar yang terus-menerus.

Ini ditandai dengan buang air besar lebih banyak, jadi berapa kali Anda buang air besar bisa menjadi tanda peringatan.

Bowel Cancer UK menjelaskan bahwa seorang mungkin juga “merasa seolah-olah Anda tidak cukup sering pergi ke toilet atau mungkin merasa seolah-olah tidak sepenuhnya mengosongkan usus Anda”.

Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)

Gejala lain yang terkait dengan perubahan kebiasaan buang air besar adalah buang air besar yang lebih encer, buang air besar yang lebih encer, dan sakit perut. Penting untuk mengawasi pergerakan usus dan melaporkan setiap perubahan yang terus-menerus ke dokter umum Anda.

"Beri tahu dokter Anda jika Anda telah melihat adanya perubahan yang terus-menerus dan tidak dapat dijelaskan dalam kebiasaan buang air besar Anda, terutama jika Anda juga mengalami pendarahan dari bagian belakang Anda," kata organisasi tersebut. 

Meskipun pergi ke toilet lebih sering dikaitkan dengan kanker usus, itu juga bisa menjadi tanda makan lebih banyak serat atau biji-bijian, Mayo Clinic menjelaskan. Jadi, gejala ini sendiri tidak berarti kamu memiliki kanker usus. 

Tanda-tanda lain dari kanker usus meliputi:

  • Darah dalam kotoran (tanpa gejala ambeien lainnya)
  • Sakit perut
  • Ketidaknyamanan atau kembung selalu disebabkan oleh makan
  • Penurunan berat badan.

Gejala kanker usus yang paling terkenal adalah perubahan kebiasaan buang air besar yang terus-menerus. NHS merekomendasikan menemui dokter umum jika Anda menderita salah satu dari ini selama tiga minggu atau lebih.

Layanan kesehatan memperingatkan bahwa kadang-kadang kanker usus dapat menghentikan limbah pencernaan melewati usus. Ini dikenal sebagai obstruksi usus. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjijikkan, Wanita Ini Turun dari Mobil dan Buang Besar di Jalan!

Menjijikkan, Wanita Ini Turun dari Mobil dan Buang Besar di Jalan!

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 22:56 WIB

MUI Payakumbuh Sisir Keberadaan Aliran Sesat Bab Kesucian, Ini Hasilnya

MUI Payakumbuh Sisir Keberadaan Aliran Sesat Bab Kesucian, Ini Hasilnya

Sumbar | Selasa, 18 Januari 2022 | 16:15 WIB

Penjual Burger Kebelet BAB, Aksi Pelanggan Ini Curi Perhatian Karena Rela Masak Pesanannya Sendiri

Penjual Burger Kebelet BAB, Aksi Pelanggan Ini Curi Perhatian Karena Rela Masak Pesanannya Sendiri

Lifestyle | Selasa, 18 Januari 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB