Meluruskan Mitos OCD, Gangguan Mental yang Diidap Aliando Syarief Sejak Kecil

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 28 Januari 2022 | 12:39 WIB
Meluruskan Mitos OCD, Gangguan Mental yang Diidap Aliando Syarief Sejak Kecil
Aliando Syarief. (Instagram @aliandooo)

Suara.com - Pesinetron Aliando Syarief mengungkap bahwa dirinya didiagnosis menderita gangguan obsesif kompulsif atau obsessive compulsive disorder (OCD) sejak 2019 lalu. Inilah sebabnya ia sempat vakum dari dunia hiburan.

Lelaki 25 tahun ini mengaku kondisinya cukup ekstrem, membuatnya seperti berdebat dengan pikirannya sendiri.

"Cukup mengganggu karena rasanya campur aduk. kita kayak berantem sama pikiran sendiri. (Misalnya) Lagi main tiba-tiba disuruh ngulang sama pikiran gue. Kalau nggak, akan ada yang celaka," tutur Aliando dalam siaran langsung Instagram, Kamis (27/1/2022).

Pemain Ganteng-ganteng Serigala (GGS) ini mengatakan bahwa dirinya sudah mengalami gejalanya saat masih kelas 2 SD.

Berdasarkan Health Line, gangguan obsesif kompulsif (OCD) merupakan kondisi kesehatan mental kronis di mana penderita merasakan obsesi yang tidak terkendali sehingga menyebabkan perilaku kompulsif.

Aliando Syarief menceritakan tentang penyakit gangguan mental OCD ekstrem [Instagram/@rumpi_gosip]
Aliando Syarief menceritakan tentang penyakit gangguan mental OCD ekstrem [Instagram/@rumpi_gosip]

Kondisi ini sering dicirikan sebagai seseorang yang sangat terorganisir, rapi, atau bersih. Padahal, OCD lebih dari hal itu.

Menurut Everyday Health, OCD merupakan salah satu kondisi kesehatan yang paling disalahpahami. Kemungkinan karena penggambaran yang memicu stereotip.

Karenanya, penting untuk mengetahui fakta sebenarnya dari OCD.

1. Mitos: Semua orang rapi dan terorganisir menderita OCD

baca juga

Salah satu tanda OCD adalah obsesi terhadap kebersihan, seperti terus-menerus mencuci tangan. Tetapi kebersihan juga bisa termasuk ke dalam kepribadian.

"Jika itu adalah kepribadian, Anda memiliki kendali. (Artinya) Anda dapat memilih untuk melakukannya atau tidak. Tapi jika Anda menderita OCD, Anda melakukannya karena sedang cemas parah," jelas direktur eksekutif International OCD Foundation, Jeff Szymanski.

2. Mitos: OCD selalu tentang kebersihan

Menjaga kebersihan bukanlah satu-satunya dan tidak semua penderita OCD memiliki obsesi terhadap kebersihan.

Perilaku kompulsi atau berulang lainnya bisa berupa menimbun barang, selalu memeriksa ulang bahwa tidak ada kesalahan, ketakutan atas kejadian buruk yang dirasa dapat terjadi jika tidak melakukannya, dan mengulangi rutinitas seperti membuka atau menutup pintu.

3. Mitos: OCD berakar pada masa kecil

Banyak orang secara keliru percaya bahwa pengidap OCD tumbuh dalam lingkungan hancur atau akibat dari harga diri yang buruk.

"Apa yang terjadi di masa kecil tidak ada hubungannya dengan OCD saat Anda dewasa," jelas Szymanski.

Namun, ia mencatat, gangguan obsesif kompulsif tidak berjalan dalam keluarga dan peneliti percaya genetika mungkin menjadi salah satu faktor risikonya.

4. Mitos: OCD jarang terjadi pada anak-anak

Setidaknya satu dari setiap 200 anak-anak dan remaja mengidap OCD. Szymanski mengatakan gangguan mental ini dapat muncul pada balita usia 4 tahun.

Ia menambahkan bahwa setidaknya ada empat atau lima anak di sekolah dasar yang menderita OCD, dan 20 siswa di SMP atau SMA.

5. Mitos: stres menyebabkan OCD

Bukan berarti saat sedang bersantai atau berhenti terobsesi penderita OCD akan sembuh. Szymanski mengatakan kondisinya tidak sesederhana itu.

OCD memicu ketakutan dan kecemasan yang tak terkendali dan stres dapat memperburuk gejalanya. Tetapi stres bukanlah penyebabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami OCD Ekstrem, Aliando Syarief Sempat Berpikir Sedang Diguna-guna

Alami OCD Ekstrem, Aliando Syarief Sempat Berpikir Sedang Diguna-guna

Entertainment | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:14 WIB

Aliando Syarief Idap Gangguan Mental: OCD Tak Melulu Tentang Kebersihan, Bisa Jadi Masalah Pikiran Internal

Aliando Syarief Idap Gangguan Mental: OCD Tak Melulu Tentang Kebersihan, Bisa Jadi Masalah Pikiran Internal

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:15 WIB

Aliando Syarief Nyaris Bunuh Diri karena Gangguan Mental OCD dan Covid-19

Aliando Syarief Nyaris Bunuh Diri karena Gangguan Mental OCD dan Covid-19

Entertainment | Jum'at, 28 Januari 2022 | 09:16 WIB

Terkini

5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?

5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Rumus Volume Kerucut Lengkap dengan Cara Hitung Paling Gampang

Rumus Volume Kerucut Lengkap dengan Cara Hitung Paling Gampang

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?

Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah

Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

×