Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:27 WIB
Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah
Puluhan pegawai PPPK paruh waktu Dinkes DKI Jakarta berunjuk rasa di Balai Kota pada Selasa, 21 Juli 2026. (Suara.com/Yoga)
baca 10 detik
  • DPR RI dan kementerian terkait menyepakati skema baru status guru PPPK di Senayan pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Guru PPPK paruh waktu diangkat menjadi penuh waktu, sedangkan guru penuh waktu mengikuti seleksi CPNS mulai awal 2027.
  • Pengalihan status menjadi pegawai pemerintah pusat dibiayai APBN guna meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan guru secara bertahap.

Suara.com - Harapan baru bagi para tenaga pendidik di seluruh Indonesia mulai menemui titik terang. Hal ini menyusul Rapat Koordinasi antara pimpinan DPR RI dengan sejumlah kementerian terkait yang membahas finalisasi status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyambut baik skema baru yang diputuskan dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tersebut.

Lalu menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan lampu hijau terkait peningkatan status guru.

"Ya tentu kami bersyukur, ya pimpinan DPR bersama Pemerintah kemarin sudah memutuskan skema baru terhadap klaster guru ini. Jadi yang P3K paruh waktu diangkat menjadi penuh waktu. Yang penuh waktu akan diangkat menjadi PNS melalui seleksi CPNS," ujar Lalu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Lalu menekankan, bahwa proses seleksi CPNS bagi guru PPPK penuh waktu bertujuan untuk menjamin mutu pendidikan nasional.

"Kenapa melalui seleksi CPNS? Karena Pemerintah menginginkan dan tentu kita semua menginginkan bahwa ketika nanti penuh waktu ini statusnya berubah menjadi PNS tentu kita mendapatkan guru-guru yang kompeten, guru-guru yang berkualitas dan tentunya disesuaikan dengan formasi dan kebutuhan di masing-masing sekolah dan masing-masing daerah," jelasnya.

Komisi X DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah kolaboratif antara pimpinan DPR dan Pemerintah ini.

Menurutnya, ini adalah buah perjuangan panjang dari Komisi X untuk menyelesaikan persoalan mendasar di sektor pendidikan, khususnya terkait klaster guru.

"Alhamdulillah itu sudah terjawab, sehingga tentu saya berharap kepada guru-guru kita di seluruh tanah air yang tergolong paruh waktu, penuh waktu hari ini untuk apa namanya? Sama-sama kita kawal ini, kondusif suasananya sehingga peralihan atau transisi klaster atau status guru ini bisa berjalan dengan baik. Insyaallah nanti akan dimulai di awal 2027," kata dia.

baca juga

Lebih lanjut, Lalu memaparkan bahwa status guru nantinya akan dialihkan menjadi pegawai pemerintah pusat. Hal ini membawa konsekuensi positif terhadap sistem pengupahan dan manajemen kepegawaian yang lebih terpusat.

"Ya, karena statusnya menjadi pegawai pemerintah pusat maka pembiayaannya pun dilaksanakan melalui APBN. Nah yang kedua karena ini statusnya juga menjadi pegawai pemerintah pusat maka formasi kemudian mutasi, promosi, dan sebagainya tentu dikelola dan diatur oleh Pemerintah Pusat. Nah nanti juklak-juknisnya sedang disusun," ungkapnya.

Terkait peningkatan kesejahteraan, Lalu memastikan bahwa DPR dan Pemerintah tengah merumuskan formula yang tepat dengan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.

"Nah ini juga saya rasa Pemerintah dan pimpinan DPR RI bersama kami di Komisi 10 sedang mereformula disesuaikan dengan apa? Ketersediaan fiskal kita hari ini," kata dia.

"Kalau ternyata nanti fiskal kita sudah mulai berangsur-angsur pulih, berangsur-angsur baik, maka saya meyakini Pemerintah juga akan sepakat bersama kami di DPR RI untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Jadi klasternya kita perbaiki dulu, langkah berikutnya baru kesejahteraannya kita tingkatkan," Lalu menambahkan.

Ia meminta agar para guru tetap tenang dan menjalankan tugas mulianya dengan tenang tanpa perlu merasa khawatir akan status mereka.

"Nah saya berharap kepada guru-guru kita hari ini tidak usah resah kembali, ya kembali mengajar, kembali fokus ke tugas masing-masing yaitu mempersiapkan anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Modus Angkat Timses Jadi Honorer Disorot, DPR Dukung Kemendagri Stop Rekrutmen Staf Pemda

Modus Angkat Timses Jadi Honorer Disorot, DPR Dukung Kemendagri Stop Rekrutmen Staf Pemda

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Guru PPPK Ditarik ke Pusat, P2G Ingatkan Pemerintah Soal Status dan Karier Harus Jelas

Guru PPPK Ditarik ke Pusat, P2G Ingatkan Pemerintah Soal Status dan Karier Harus Jelas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Dampak Gempa NTT Meluas Hingga ke Bima, 400 Bangunan Sekolah Dilaporkan Rusak

Dampak Gempa NTT Meluas Hingga ke Bima, 400 Bangunan Sekolah Dilaporkan Rusak

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

×