Tidak Hanya Meningkatkan Sistem Kekebalan, Vitamin D Dapat Mencegah Penyakit Autoimun

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:31 WIB
Tidak Hanya Meningkatkan Sistem Kekebalan, Vitamin D Dapat Mencegah Penyakit Autoimun
Ilustrasi orang tua (pexels.com/Pixabay)

Suara.com - Vitamin D merupakan nutrisi yang memiliki manfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kita dapat mendapatkan vitamin D dari paparan sinar matahari pagi atau suplemen.

Selain menjaga daya tahan tubuh, vitamin D juga dapat mencegah orang di atas 50 tahun mengembangkan penyakit autoimun.

"Kita tahu vitamin D melakukan segala macam hal luar biasa untuk sistem kekebalan dalam penelitian pada hewan. Namun, kita belum pernah membuktikan bahwa vitamin D dapat mencegah autoimun," jelas ahli reumatologi Karen Costenbader di Brigham and Women's Hospital, Boston.

Dalam studi ini, Costenbader dan rekan-rekannya membagi hampir 26.000 orang berusia 50 tahun ke atas di Amerika Serikat menjadi dua kelompok, memberi mereka suplemen vitamin D atau plasebo.

Peneliti melacak peserta studi selama sekitar lima tahun untuk mengukur perkembangan kondisi autoimun, seperti rheumatoid arthritis, penyakit tiroid, dan psoriasis.

Vitamin D (Pixabay/stevepb)
Vitamin D (Pixabay/stevepb)

Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi vitamin D dosis 2000 IU per hari mengurangi perkembangan penyakit autoimun sebesar 22%, dibandingkan plasebo.

Memang, itu merupakan dosis yang lebih banyak dari standar400 IU yang direkomendasikan organisasi kesehatan, lapor New Scientist.

Tidak jelas bagaimana vitamin D mencegah penyakit autoimun. Tetapi diketahui nutrisi ini dapat menghasilkan bentuk aktif untuk mengubah perilaku sel-sel kekebalan.

"Ada banyak mekanisme potensial. Bisa jadi vitamin D membantu sistem kekebalan untuk membedakan antara jaringan tubuh sendiri dan yang bukan (seperti milik mikroba penyebab penyakit), atau membantu mengurangi respons peradangan di tubuh," sambungnya.

Costenbader sekarang menyarankan pasiennya untuk mengonsumsi 2000 IU vitamin D setiap hari, jika usia mereka tepat dan aman bagi mereka untuk melakukannya. Namun, dia tidak merekomendasikannya kepada semua orang.

"Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai mengonsumsi suplemen. Mungkin ada alasan mengapa Anda tidak boleh meminumnya," sambungnya.

Sekarang, para peneliti sedang memperluas uji coba untuk melihat berapa lama manfaatnya bertahan dan berharap untuk memulai uji coba baru pada usia yang lebih muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Suplemen Vitamin D Mampu Turunkan Risiko Autoimun? Ini Faktanya

Benarkah Suplemen Vitamin D Mampu Turunkan Risiko Autoimun? Ini Faktanya

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 15:30 WIB

Jangan Minum Vitamin D Keseringan, Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Berlebihan!

Jangan Minum Vitamin D Keseringan, Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Berlebihan!

Health | Kamis, 20 Januari 2022 | 11:48 WIB

Setop Sekarang, Ini Tanda Kamu Terlalu Banyak Konsumsi Suplemen Vitamin D

Setop Sekarang, Ini Tanda Kamu Terlalu Banyak Konsumsi Suplemen Vitamin D

Health | Kamis, 20 Januari 2022 | 10:50 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB