Dokter Ungkap Tanda Seseorang Mengalami Gagal Jantung, Apa Itu?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:21 WIB
Dokter Ungkap Tanda Seseorang Mengalami Gagal Jantung, Apa Itu?
Ilustrasi gagal jantung (Elements Envato)

Suara.com - Gagal jantung masih menjadi momok di Indonesia, karena menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi kategori penyakit kronik atau progresif.

Gagal jantung adalah penyakit yang mengancam jiwa di mana otot jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan darah dan oksigen pada tubuh. Penyakit ini bersifat kronis dan progresif.

Hal ini sesuai dengan data InaHF Carmet 2021 yang menunjukan 17,2 pesen pasien gagal jantung di Indonesia meninggal saat perawatan rumah sakit.

Ada juga 11,3 persen meninggal dalam 1 tahun perawatan, dan 17 persen mengalami rawat inap berulang akibat perburukan gejala dan tanda gagal jantung.

Hal ini dibenarkan Ketua Pokja Gagal Jantung Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Siti Elkana Nauli, SpJP(K), yang mengatakan bahwa gagal jantung ditandai jika dirawat berulang kali di RS karena penyakitnya memburuk.

"Jika tidak ditangani dengan baik, angka kematian global akibat penyakit ini diperkirakan dapat meningkat hingga lebih dari 23.3 juta kematian setiap tahun pada tahun 2030," ujar dr. Siti dalam acara diskusi, Sabtu (29/1/2022).

Adapun risiko gagal jantung meningkat bila seseorang punya latar belakang penyakit hipertensi, jantung koroner, diabetes, riwayat keluarga dengan kardiomiopati, paparan toksin, penyakit jantung katup, gangguan fungsi tiroid, rokok, sindrom metabolik.

Tapi dari semua risiko itu, yang paling banyak menyebabkan gagal jantung di Indonesia, menurut data PERKI, adalah penyakit jantung koroner, hipertensi, dan diabetes.

Di sisi lain, di Indonesia berdasarkan pedoman tatalaksana gagal jantung yang dikeluarkan PERKI tahun 2020, ada 3 pilar utama pengobatan gagal jantung, yaitu RAS (renin angiotensin aldosteron) blocker, Betablocker, dan MRA (mineraloreceptor antagonist).

baca juga

Ketiganya dijadikan sebagai lini pertama pengobatan gagal jantung kronik selama tidak ditemukan adanya kontraindikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Awam Bisa Membantu Menangani Pengehentian Jantung, Ini Caranya

Orang Awam Bisa Membantu Menangani Pengehentian Jantung, Ini Caranya

Surakarta | Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:37 WIB

Risiko Penurunan Kognitif di Usia Tua Dapat Diprediksi dari Perubahan di Jantung Saat Masih Muda

Risiko Penurunan Kognitif di Usia Tua Dapat Diprediksi dari Perubahan di Jantung Saat Masih Muda

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 12:05 WIB

5 Tujuan Utama Latihan Kebugaran Jasmani, Ternyata Bisa untuk Meningkatkan Kinerja Otak, Lho!

5 Tujuan Utama Latihan Kebugaran Jasmani, Ternyata Bisa untuk Meningkatkan Kinerja Otak, Lho!

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 22:30 WIB

Terkini

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan

Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel

Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya

Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU

Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:29 WIB

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

Malang | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

×