Varian Omicron Melonjak. Perlukah Vaksin Covid-19 yang Spesifik?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 02 Februari 2022 | 11:10 WIB
Varian Omicron Melonjak. Perlukah Vaksin Covid-19 yang Spesifik?
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Freepik)

Suara.com - Munculnya virus corona varian Omicron menjadi kekhawatiran semua. Mutasi yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan ini ternyata sangat menular.

Laporan awal dari jenis virus baru ini mengkhawatirkan pejabat kesehatan dari seluruh dunia. Mengingat bahwa Omicron memiliki lebih dari 30 mutasi plus pada protein lonjakan, diyakini bahwa ia dapat lolos dari kekebalan yang diinduksi vaksin.

Ini pada gilirannya memicu percakapan seputar perlunya memperbarui vaksin Covid-19 yang ada atau untuk mengembangkan vaksin khusus varian.

Moderna adalah perusahaan farmasi pertama yang mengklaim bahwa vaksin yang ada mungkin kurang efektif terhadap varian baru, sekaligus mengumumkan bahwa vaksin varian Omicron dapat siap pada awal tahun ini.

Ilustrasi vaksin booster, Cara Daftar Vaksin Booster (Freepik)
Ilustrasi vaksin booster, Cara Daftar Vaksin Booster (Freepik)

Dilansir dari Times of India, menurut CEO Pfizer dan Moderna, dua vaksin Covid-19 baru yang dikembangkan khusus untuk menargetkan varian Omicron akan segera siap.

Namun, banyak yang tetap skeptis terhadap vaksin semacam itu, mempertanyakan perbedaannya dengan vaksin yang ada dan apakah dibutuhkan sama sekali.

Baru-baru ini, raksasa farmasi Pfizer BioNtech dan Moderna keduanya mengumumkan bahwa mereka telah memulai uji klinis vaksin spesifik Omicron. Kedua vaksin yang digunakan menggunakan teknologi mRNA yang sama dengan yang digunakan vaksin COVID-19 lainnya.

Namun, mengingat varian Omicron memiliki setidaknya 50 mutasi yang membedakannya dari strain SARS-CoV-2 paling awal, vaksin spesifik varian diyakini sedikit berbeda dari vaksin aslinya.

Vaksin Messenger RNA (mRNA) memicu respons imun dengan mengaktifkan sel untuk melawan patogen mematikan. Ini menginstruksikan sel untuk membuat protein atau sepotong protein lonjakan virus corona yang menghasilkan respons imun dalam tubuh.

Perlu dicatat bahwa protein lonjakan yang dibuat secara artifisial ini tidak dapat bereplikasi seperti virus aslinya.

Vaksin Covid-19 yang saat ini diberikan di India sangat berbeda dengan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan Moderna. Meski sama-sama menargetkan virus SARs-COV-2, teknologi yang mereka gunakan sangat berbeda.

Vaksin Oxford-AstraZeneca, yang secara lokal dikenal sebagai Covishield, adalah "vektor adenovirus simpanse rekombinan yang kekurangan replikasi yang mengkode glikoprotein SARS-CoV-2 Spike (S)."

Vaksin menggunakan virus lain untuk menghasilkan antibodi untuk melawan patogen mematikan yaitu memicu respon imun dengan menggunakan versi modifikasi dari virus yang berbeda, yang dikenal sebagai vektor.

Dengan timbulnya gelombang Omicron, dokter dan profesional medis menyoroti kemampuan varian baru untuk menghindari kekebalan vaksin. Hal ini kemudian memicu diskusi seputar apakah vaksin spesifik varian perlu dikembangkan atau tidak.

Sesuai studi terbaru yang dilakukan oleh Dewan Riset Medis India (ICMR), ditemukan bahwa antibodi dari infeksi Omicron dapat mencegah infeksi dari strain lain termasuk Delta, itulah sebabnya pejabat kesehatan telah menekankan perlunya vaksin spesifik Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Minta Pemda Ikuti Perintah Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen: Tak Perlu Bersilat Lidah dan Jangan Ngeyel!

Anggota DPR Minta Pemda Ikuti Perintah Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen: Tak Perlu Bersilat Lidah dan Jangan Ngeyel!

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 10:49 WIB

Rayakan Imlek di Tengah Covid-19, Pranoto Kenang Kebersamaan Keluarga Berkumpul di Jogja

Rayakan Imlek di Tengah Covid-19, Pranoto Kenang Kebersamaan Keluarga Berkumpul di Jogja

Jogja | Rabu, 02 Februari 2022 | 10:46 WIB

Kasus Covid-19 Tembus 16 Ribu Dalam Satu Bulan, Ketua Satgas IDI: Ini Pertanda Penyebaran Amat Cepat

Kasus Covid-19 Tembus 16 Ribu Dalam Satu Bulan, Ketua Satgas IDI: Ini Pertanda Penyebaran Amat Cepat

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB