Komplikasi Virus Corona Covid-19 Sampai Koma, Wanita Ini Butuh Transplantasi Paru-Paru Ganda!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 04 Februari 2022 | 15:00 WIB
Komplikasi Virus Corona Covid-19 Sampai Koma, Wanita Ini Butuh Transplantasi Paru-Paru Ganda!
Ilustrasi paru-paru (Pixabay/oracast)

Suara.com - Seorang wanita California, berusia 29 tahun membutuhkan transplantasi paru-paru ganda setelah mengalami komplikasi virus corona Covid-19.

Brittany Romena, 29, dirawat di rumah sakit di Madera, California karena virus corona Covid-19 pada awal Januari 2022. Kemudian, ia mengalai koma hingga membutuhkan alat medis ventilator.

Ibunya, Kristina Chapa mengatakan bahwa anaknya menderita Sindrom Gangguan Pernapasan Akut setelah terinfeksi virus corona Covid-19 dan membutuhkan transplantasi paru-paru.

"Dokter mengatakan kalau ia membutuhkan transplantasi paru-paru ganda agar mampu bertahan hidup," kata Chapa dikutip dari Fox News.

Chapa mengatakan kalau tidak ada cara lain yang bisa membantu Brittany bertahan hidup, kecuali mendapatkan transplantasi paru-paru.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Britt yang sudah berusia 29 tahun ini tidak memiliki anak dan keluarga menilai ia masih layak untuk bertahan hidup.

Sementara itu, ibunya bercerita bahwa ayah Britt sudah lebih dulu meninggal saat usianya seperti Britt sekarang ini.

Karena itu, ibunya hanya tinggal dan menjalani hidup bersama Britt. Pada kasus anaknya sekarang, ia sengan menunggu dokter memberikan rujukan pada anaknya.

Seorang wanita California, berusia 29 tahun membutuhkan transplantasi paru-paru ganda setelah mengalami komplikasi virus corona Covid-19.

baca juga

Brittany Romena, 29, dirawat di rumah sakit di Madera, California karena virus corona Covid-19 pada awal Januari 2022. Kemudian, ia mengalami koma hingga membutuhkan alat medis ventilator.

Ibunya, Kristina Chapa mengatakan bahwa anaknya menderita Sindrom Gangguan Pernapasan Akut setelah terinfeksi virus corona Covid-19 dan membutuhkan transplantasi paru-paru.

"Dokter mengatakan kalau ia membutuhkan transplantasi paru-paru ganda agar mampu bertahan hidup," kata Chapa.

Chapa mengatakan kalau tidak ada cara lain yang bisa membantu Brittany bertahan hidup, kecuali mendapatkan transplantasi paru-paru.

Britt yang sudah berusia 29 tahun ini tidak memiliki anak dan keluarga menilai ia masih layak untuk bertahan hidup.

Sementara itu, ibunya bercerita bahwa ayah Britt sudah lebih dulu meninggal saat usianya seperti Britt sekarang ini.

Karena itu, ibunya hanya tinggal dan menjalani hidup bersama Britt. Pada kasus anaknya sekarang, ia tengah menunggu dokter memberikan rujukan pada anaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pasien Long Covid-19 Punya Antibodi untuk Prediksi Risiko Sindrom Pasca-Covid

Studi: Pasien Long Covid-19 Punya Antibodi untuk Prediksi Risiko Sindrom Pasca-Covid

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 14:48 WIB

Ahli Temukan Kelainan Paru-Paru pada Pasien Covid-19 dengan Sesak Napas

Ahli Temukan Kelainan Paru-Paru pada Pasien Covid-19 dengan Sesak Napas

Health | Selasa, 01 Februari 2022 | 14:13 WIB

Awas, Gejala Virus Corona Covid-19 Ini Lebih Buruk Bila Keseringan Olahraga

Awas, Gejala Virus Corona Covid-19 Ini Lebih Buruk Bila Keseringan Olahraga

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 20:05 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×