Ahli Temukan Kelainan Paru-Paru pada Pasien Covid-19 dengan Sesak Napas

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 01 Februari 2022 | 14:13 WIB
Ahli Temukan Kelainan Paru-Paru pada Pasien Covid-19 dengan Sesak Napas
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti dari Oxford, Sheffield, Cardiff, dan Manchester telah mengidentifikasi kelainan pada paru-paru pasien virus corona Covid-19 yang mengalami sesak napas. Hanya saja, kelainan paru-paru pada pasien virus corona Covid-19 ini tidak bisa dideteksi dengan tes rutin.

Studi ini menggunakan pemindaian xenon MRI hiperpolarisasi untuk menemukan kemungkinan kelainan paru-paru pada pasien virus corona Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan mengalami sesak napas.

Studi yang dikenal sebagai EXPLAIN, melibatkan 36 peserta dalam tahap percontohan dalam 3 kelompok besar. Kelompok pertama adalah kelompok pasien yang didiagnosis virus corona Covid-19, lama dirawat di rumah sakit dan memiliki hasil pemindaian CT (computerized tomography) normal.

Kelompok kedua adalah orang yang pernah dirawat di rumah sakit dengan virus corona Covid-19 dan dipulangkan lebih dari 3 bulan sebelumnya, memiliki hasil CT scan normal atau hampir normal dan tidak mengalami gejala virus corona terlalu lama.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Kelompok ketiga adalah orang usia dan jenis kelamin yang cocok, yakni kelompok kontrol yang tidak mengalami gejala virus corona dan belum pernah dirawat di rumah sakit karena virus corona.

Dalam penelitian ini, pasien diminta untuk berbaring di pemindai MRI dan menghirup satu liter gas inert xenon.

Xenon berperilaku dengan cara yang sangat mirip seperti oksigen yang membantu ahli radiologi untuk mengamati bagaimana gas bergerak dari paru-paru ke dalam aliran darah.

Hasil yang diperoleh dari studi percontohan menunjukkan "transfer gas terganggu secara signifikan" dari paru-paru ke aliran darah pada pasien virus corona Covid-19 lama.

"Xenon MRI ditempatkanuntuk membantu memahami mengapa sesak napas berlanjut pada beberapa pasien setelah dinyatakan negatif virus corona," kata Profesor Jim Wild, Kepala Pencitraan dan Profesor Riset Magnetik NIHR, dikutip dari Times of India.

Xenon mengikuti jalur oksigen ketika diambil oleh paru-paru dan dapat memberi tahu kita di mana letak kelainan antara saluran udara, membran pertukaran gas, dan kapiler di paru-paru.

Xenon ini bisa mendeteksi kelainan ketika CT scan dan tes fungsi paru-paru lainnya normal. Peneliti menemukan scan xenon MRI telah mendeteksi kelainan serupa pada pasien Long Covid-19, meskipun hasil CT scan normal.

Pasien-pasien ini tidak pernah dirawat di rumah sakit dan tidak memiliki penyakit akut yang parah ketika terinfeksi virus corona.

Beberapa dari mereka telah mengalami gejalanya selama setahun setelah tertular virus corona Covid-19.

Sebuah penelitian sebelumnya juga menetapkan bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit dengan virus corona memiliki kelainan paru-paru yang persisten beberapa bulan setelah mereka dipulangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Gejala Virus Corona Covid-19 Ini Lebih Buruk Bila Keseringan Olahraga

Awas, Gejala Virus Corona Covid-19 Ini Lebih Buruk Bila Keseringan Olahraga

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 20:05 WIB

CDC: Suntikan Vaksin Booster mRNA Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Covid-19

CDC: Suntikan Vaksin Booster mRNA Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Covid-19

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 15:00 WIB

Ilmuwan Wuhan Temukan Virus Baru pada Kelelawar, Seberapa Menular Virus NeoCov Ini?

Ilmuwan Wuhan Temukan Virus Baru pada Kelelawar, Seberapa Menular Virus NeoCov Ini?

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 15:00 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB