Risiko Kematian pada Pria Penderita Parkinson Turun Hampir 50% Jika Sering Makan Buah Beri

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 08 Februari 2022 | 07:50 WIB
Risiko Kematian pada Pria Penderita Parkinson Turun Hampir 50% Jika Sering Makan Buah Beri
Ilustrasi penyakit Parkinson (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak jenis makanan yang mengandung antioksidan flavonoid. Misalnya jeruk, beri, anggur merah, hingga cokelat hitam.

Fungsi flavonoid adalah untuk membantu mencegah atau memperlambat kerusakan sel yang dapat menyebabkan penyakit, seperti kanker.

Antioksidan tersebut juga bisa mengurangi peradangan dalam tubuh, yang umum terjadi pada penyakit kronis, termasuk pada penyakit neurodegeneratif, seperti penyakit Alzheimer atau Parkinson.

Berdasarkan The Conversation, sejumlah studi menunjukkan bahwa flavonoid sangat baik untuk kesehatan otak, yakni dengan memperlambat penurunan kognitif dan risiko demensia.

Penelitian baru-baru ini juga menemukan bahwa orang dengan penyakit Parkinson yang mengonsumsi makanan tinggi flavonoid dapat hidup lebih lama.

Ilustrasi buah beri. (pixabay.com/sweetlouise)
Ilustrasi buah beri. (pixabay.com/sweetlouise)

Pada saat studi baru ini dilakukan, 599 wanita dan 652 pria telah didiagnosis menderita penyakit Parkinson. Peneliti juga menghitung asupan flavonoid para penderita ini.

Ditemukan pria dengan penyakit Parkinson yang banyak makan flavonoid memiliki risiko kematian 47% lebih rendah dari penyebab penyakit apa pun.

Tetapi bagi wanita, jumlah flavonoid tidak berperngauh pada risiko kematian mereka, dari semua penyebab.

Jadi, kesimpulan sementara dari penelitian ini adalah flavonoid dapat mengurangi risiko kematian pada pria dengan penyakit Parkinson, meski hasilnya tidak sama pada wanita.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Banyak Anda Berkeringat? Waspadai Gejala Penyakit Parkinson!

Seberapa Banyak Anda Berkeringat? Waspadai Gejala Penyakit Parkinson!

Health | Kamis, 13 Januari 2022 | 20:51 WIB

Ketahui 4 Faktor Risiko Penyakit Parkinson, dari Usia hingga Obat-obatan!

Ketahui 4 Faktor Risiko Penyakit Parkinson, dari Usia hingga Obat-obatan!

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 14:29 WIB

Gejala Penyakit Parkinson, Waspadai Perubahan pada Otot Wajah Anda

Gejala Penyakit Parkinson, Waspadai Perubahan pada Otot Wajah Anda

Health | Jum'at, 17 September 2021 | 19:55 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×