Ini Gejala Omicron Pada Anak-Anak yang Berbeda dengan Dewasa, Orangtua Mesti Waspada!

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 10 Februari 2022 | 18:30 WIB
Ini Gejala Omicron Pada Anak-Anak yang Berbeda dengan Dewasa, Orangtua Mesti Waspada!
Ilustrasi gejala omicron. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak awal pandemi Covid-19 terjadi, infeksi virus corona SARS Cov-2 tak kenal usia. Namun, temuan di Amerika Serikat, varian yang lebih cepat menular juga meningkatkan prevalensi infeksi pada usia anak

Para ilmuwan masih berusaha mencari tahu penyebab gejala lebih banyak menyebabkan tingkat rawat inap pada anak-anak. Di Amerika Serikat, pasien Covid-19 anak-anak menyumbang sekitar 5 persen dari total rawat inap. Jumlah itu naik empat kali lipat daripada gelombang virus corona sebelumnya.

Kepala divisi penyakit menular pediatrik di University of Utah Andrew Pavia mengatakan, banyak mutasi menimbulkan gejala berbeda dan mungkin sedikit lebih serius terhadap anak-anak daripada populasi orang dewasa. 

Pavia menjelaskan bahwa lebih cepat menginfeksi sel di saluran napas bagian atas. Sedangkan infeksi di paru-paru tidak terlalu menyebabkan banyak kerusakan, sehingga gejala yang ditimbulkan juga tidak terlalu parah.

ilustrasi anak demam. (Freepik/@prostooleh)
ilustrasi anak demam. (Freepik/@prostooleh)

Tetapi, bagi anak-anak, infeksi virus corona di bagian saluran napas atas juga sama berbahayanya.

"Anak-anak memiliki saluran hidung yang relatif kecil dan dapat dengan mudah tersumbatm. Sehingga infeksi saluran pernapasan atas pada anak terkadang memerlukan perhatian ekstra dibandingkan dengan infeksi pada orang dewasa,"  jelas kepala divisi penyakit menular pediatrik di Children's National Hospital di Washington DC, Roberta DeBiasi, dikutip dari Nature.

Peradangan saluran napas bagian atas juga menyebabkan anak mengalami batuk 'menggonggong' yang khas. Kondisi itu memperkuat teori bahwa varian kemungkinan menginfeksi anak-anak dengan cara yang berbeda dari orang dewasa.

Bahkan jika anak-anak umumnya sembuh dari infeksi Covid-19 , dokter masih khawatir potensi long covid yang gejalanya bisa bertahan selama berbulan-bulan. Atau pun kondisi langka namun serius yang disebut sistem inflamasi multisistem pada anak-anak (MIS-C). 

Spesialis kesehatan wanita dan anak-anak di King's College London Michael Absoud mengatakan, gejala MIS-C biasanya berkembang dua hingga empat minggu setelah infeksi Covid-19 terdiagnosis.

baca juga

“Kami akan mulai melihat sinyal (untuk MIS-C) sekarang, dan kami belum melihatnya. Tapi, tidak berarti kita bebas, karena penyakitnya bisa memakan waktu lebih lama untuk berkembang," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Malang Instruksikan Seluruh Sekolah Gelar Pembelajaran Daring Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Wali Kota Malang Instruksikan Seluruh Sekolah Gelar Pembelajaran Daring Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Malang | Kamis, 10 Februari 2022 | 16:12 WIB

Tiga Guru MA Maarif Borobudur Konfirmasi Covid-19, Belajar Tatap Muka Dihentikan

Tiga Guru MA Maarif Borobudur Konfirmasi Covid-19, Belajar Tatap Muka Dihentikan

Jawa Tengah | Kamis, 10 Februari 2022 | 16:09 WIB

Jangan Dianggap Remeh, Ini Ciri-ciri Gejala Omicron Terkesan Biasa Tapi Bisa Fatal

Jangan Dianggap Remeh, Ini Ciri-ciri Gejala Omicron Terkesan Biasa Tapi Bisa Fatal

Jabar | Kamis, 10 Februari 2022 | 16:00 WIB

Terkini

6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan

6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru

Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:29 WIB

PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun

PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:26 WIB

5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan

5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot

Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:17 WIB

30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital

30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Sepotong Rendang Pelepas Rindu

Sepotong Rendang Pelepas Rindu

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar

Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?

Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?

Video | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:02 WIB

×