6 Jenis Kanker yang Sering Terjadi Pada Anak Beserta Gejalanya, Orangtua Wajib Tahu

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 15 Februari 2022 | 13:10 WIB
6 Jenis Kanker yang Sering Terjadi Pada Anak Beserta Gejalanya, Orangtua Wajib Tahu
Simbol Pita Peduli Kanker Anak (Getty Image)

Suara.com - Penyakit kanker bisa dialami siapa saja, dari rentang usia berapa pun. Secara media, kanker atau tumor ganas adalah pertumbuhan sel atau jaringan yang tidak terkendali, terus bertumbuh dan bertambah, serta immortal atau tidak dapat mati. 

Anak termasuk kelompok yang rentan alami kanker. Menurut Kementerian Kesehatan RI, kanker anak merupakan kanker yang menyerang anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk bayi yang masih dalam kandungan. 

Data Sistem Registrasi Kanker di Indonesia (SriKanDI) pada 2005-2007, diperkirakan angka kejadian kanker anak (0-17 tahun) sebesar 9 per 100.000 populasi anak. Pada anak usia 0-5 tahun angka kejadiannya lebih tinggi, yaitu 18 per 100.000 anak. Sedangkan pada usia 5-14 tahun, prevalensinya sebesar 10 per 100.000 anak.

Kemenkes mencatat, terdapat enam jenis kanker yang sering terjadi pada anak-anak. Di antaranya, leukemia, retinoblastoma, osteosarkoma, neuroblastoma, limfoma maligna, dan karsinoma nasofaring. 

Kenali jenis kanker yang sering menyerang anak. (Shutterstock)
Kenali jenis kanker yang sering menyerang anak. (Shutterstock)

Kasus kanker anak tertinggi merupakan leukemia dengan jumlahnya mencapai 2,8 per 100.000 populasi. Kemudian, retinoblastoma sebanyak 2,4 per 100.000 populasi. Dilanjutkan osteosarkoma sebanyak 0,97 per 100.000 poluasi.

Kanker limfoma maligna sejumlah 0,75 per 100.000 populasi, karsinoma nasofaring sebanyak 0,43 per 100.000 populasi, dan neuroblastoma dengan 10,5 per 1.000.000 populasi.

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Khusus Kanker Dharmais, Jakarta, dr. Mururul Aisyi, SpA(K)., mengatakan bahwa kanker pada anak lebih sulit diketahui, dibandingkan kanker pada orang dewasa.

"Karena anak-anak pada umumnya belum mampu untuk mengemukakan apa yang dirasakan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda dan gejala kanker pada anak, sehingga dapat dilakukan penanganan segera dan tingkat kesembuhan menjadi lebih besar," kata dokter Marurul, dikutip dari situs resmi Kemenkes.

1. Leukemia

Leukemia merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang. 

Gejalanya antara lain:

  • Pucat
  • Lemah
  • Anak rewel
  • Napsu makan menurun
  • Demam tanpa sebab yang jelas
  • Pembesaran hati dan limpa
  • Kelenjar getah bening
  • Kejang sampai penurunan kesadaran
  • Pendarahan kulit dan atau pendarahan spontan
  • Nyeri tulang
  • Seringkali ditandai dengan anak tidak mau berdiri dan berjalan
  • Pembesaran buah zakar dengan konsistensi keras

2. Retinoblastoma 

Retinoblastoma adalah tumor ganas primer pada mata yang sering dijumpai pada anak usia di bawah 5 tahun. 

Gejala yang ditimbulkan:

  • Manik mata berwarna putih
  • Mata kucing
  • Juling
  • Kemerahan
  • Pembesaran bola mata
  • Peradangan jaringan bola mata 
  • Penglihatan buram

3. Osteosarkoma 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kanker Anak-Anak Sedunia 15 Februari, Kenali 5 Jenis dan Gejala Kanker pada Buah Hati

Hari Kanker Anak-Anak Sedunia 15 Februari, Kenali 5 Jenis dan Gejala Kanker pada Buah Hati

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 08:47 WIB

Kim Seon Ho Beri Donasi Besar untuk Korea Childhood Leukemia Foundation

Kim Seon Ho Beri Donasi Besar untuk Korea Childhood Leukemia Foundation

Your Say | Selasa, 15 Februari 2022 | 07:18 WIB

Wajib Tahu! Konsumsi Durian dapat Cegah Penyakit Jantung hingga Kanker

Wajib Tahu! Konsumsi Durian dapat Cegah Penyakit Jantung hingga Kanker

Your Say | Senin, 14 Februari 2022 | 15:08 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB