Kadar Gula Darah Naik Saat Sakit, Ternyata Ini Lho Penyebabnya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 15 Februari 2022 | 16:38 WIB
Kadar Gula Darah Naik Saat Sakit, Ternyata Ini Lho Penyebabnya
Ilustrasi kadar gula darah. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes tidak hanya meningkatkan kadar gula darah, tetapi juga mengganggu organ tubuh lainnya.

Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi akibat diabetes bisa memicu masalah kardiovaskular dan kerusakan saraf (neuropati).

Banyak orang juga tidak menyadari bahwa kadar gula darah tinggi akibat diabetes bisa mempersulit pemulihan pilek, flu dan infeksi kesehatan lainnya.

Saat berhadapan dengan penyakit apapun, tubuh kita cenderung menghasilkan lebih banyak kadar gula darah yang bisa menyebabkan komplikasi diabetes, seperti ketoasidosis diabetik (DKA) dan sindrom hiperglikemik hiperosmolar (HHS).

Dilansir dari Times of India, saat Anda menderita diabetes, beberapa penyakit dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

Ilustrasi diabetes (shutterstock)
Ilustrasi diabetes (shutterstock)

Dr Chandan Kumar Mishra, Konsultan, Endokrinologi, Aakash Healthcare Dwarka menjelaskan bahwa ketika pasien diabetes jatuh sakit, tubuh mereka memproduksi hormon kontra-regulasi sebagai respons terhadap stres.

Selain itu, obat-obatan tertentu seperti steroid digunakan selama perawatan pasien yang sakit. Kedua hal ini bisa meningkatkan kadara gula darah seseorang saat sakit.

Kondisi ini juga meningkatkan permintaan insulin, yang sulit dipenuhi oleh tubuh kita.

Akibatnya, kadar gula darah tinggi mulai membakar lemak sebagai bahan bakar yang menghasilkan keton, yang membuat darah Anda beracun dalam jumlah tinggi.

Dr David Chandy, Konsultan & Koordinator Bagian, Endokrinologi Rumah Sakit Yayasan Sir HN Reliance mengatakan mereka yang berada pada tahap awal diabetes dapat mengontrol kadar gula darahnya dengan pola makan yang disiplin dan olahraga teratur.

Pada pasien diabetes, diet sehat dan bergizi sangat penting untuk mengelola kadar gula darah.

Diet yang seimbang membantu mereka pulih lebih cepat dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali saat jatuh sakit.

Secara umum, pasien harus menghindari konsumsi makanan padat energi, gorengan, dan makanan cepat saji. Anda bisa mengonsumsi makanan berserat tinggi dan kaya protein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Tidak Digunakan Berlebihan, Ini 5 Manfaat Lidah Buaya bagi Kesehatan

Asal Tidak Digunakan Berlebihan, Ini 5 Manfaat Lidah Buaya bagi Kesehatan

Your Say | Selasa, 15 Februari 2022 | 07:25 WIB

7 Makanan Rendah Gula Cocok untuk Diet dan Cegah Diabetes, Bikin Tubuh Lebih Sehat Segar Bugar

7 Makanan Rendah Gula Cocok untuk Diet dan Cegah Diabetes, Bikin Tubuh Lebih Sehat Segar Bugar

Lifestyle | Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:50 WIB

5 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Bagus untuk Penderita Diabetes dan Mencegah Stroke

5 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Bagus untuk Penderita Diabetes dan Mencegah Stroke

Health | Jum'at, 04 Februari 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB