Long Covid-19, Para Ahli Temukan Cara Cegah Gejala Virus Corona Berkepanjangan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 17 Februari 2022 | 12:48 WIB
Long Covid-19, Para Ahli Temukan Cara Cegah Gejala Virus Corona Berkepanjangan
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Banyak pasien virus corona Covid-19 mengalami gejala berkepanjangan setelah sembuh yang disebut Long Covid-19.

Kini, para ilmuwan Inggris sedang mencari tahu sejauh mana vaksin Covid-19 mampu mengurangi risiko seseorang mengalami Long Covid-19 dan dibandingkan dengan orang yang tidak vaksinasi.

Para ilmuwan juga mencari tahu kelompok usia yang paling berisiko dan tidak berisiko mengalami Long Covid-19.

Tinjuan data dari 15 studi di Inggris dan negara lain menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer, Moderna dan AstraZeneca serta vaksin Johnson & Johnson, memiliki risiko mengembangkan Long Covid-19 hanya setengah dibandingkan tidak vaksinasi sama sekali.

Selanjutnya, data menunjukkan bahwa efektivitas vaksin Covid-19 terhadap Long Covid-19 tertinggi pada orang dewasa di atas usia 60 tahun. Tetapi, terendah justru pada orang usia 19 dan 35 tahun.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Sebanyak 4 dari 15 penelitian menganalisis efek vaksinasi pada mereka yang sudah menunjukkan gejala Long Covid-19.

Studi-studi ini menunjukkan bahwa pasien dengan virus corona Covid-19 mengaku gejalanya membaik setelah vaksinasi.

Tiga dari penelitian mengamati orang tidak vaksinasi dan mengidap Long Covid-19. Kemudian, membandingkannya dengan mereka yang mendapatkan vaksinasi.

Data di sini menunjukkan bahwa mereka yang divaksinasi lebih kecil kemungkinannya untuk melaporkan gejala Long Covid-19, dibandingkan mereka yang tidak vaksinasi.

baca juga

Secara keseluruhan dilansir dari Express, pasien yang melaporkan gejala Long Covid-19 dan sudah vaksinasi lebih cepat membaik daripada mereka yang tidak vaksinasi.

Data yang terkandung dalam 15 studi ini tidak hanya menunjukkan bagaimana vaksinasi dapat memperbaiki gejala Long Covid-19, tetapi juga memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap gejala yang berkembang.

Dr Mary Ramsay, Kepala Imunisasi di UKHSA (Badan Keamanan Kesehatan Inggris), mengatakan studi ini menambah manfaat dari vaksinasi penuh.

Bagi kebanyakan orang, gejala Long Covid-19 sembuh dari waktu ke waktu. Bila gejala Long Covid-19 ini tidak biasa, terutama selama ebih dari 4 minggu setelah infeksi, Anda harus konsultasi dengan dokter.

Meskipun vaksin Covid-19 mengurangi risiko seseorang mengembangkan Long Covid-19, bvoroanyak pasien virus corona masih mengalami gejala yang berlangsung selama berhari-hari dan berminggu-minggu.

Sementara itu, para ilmuwan berusaha membantu mereka yang mengalami gejala virus corona dalam waktu lama dengan mengembangkan perawatan guna mencoba dan meringankan gejalanya.

Para peneliti di Amerika Serikat sedang mencoba untuk memastikan apakah antihistamin, obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi, dapat digunakan untuk meredakan gejala Long Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Badan Keamanan Kesehatan Inggris Raya: Penerima Vaksin Tak Alami Gejala Covid Berkepanjangan Saat Terpapar

Studi Badan Keamanan Kesehatan Inggris Raya: Penerima Vaksin Tak Alami Gejala Covid Berkepanjangan Saat Terpapar

Jogja | Rabu, 16 Februari 2022 | 16:55 WIB

Peneliti: Orang yang Kekurangan Vitamin D Berisiko Alami Infeksi Parah Virus Corona

Peneliti: Orang yang Kekurangan Vitamin D Berisiko Alami Infeksi Parah Virus Corona

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 15:05 WIB

Dorce Gamalama Meninggal, Ini Risiko Penderita Diabetes Terinfeksi Virus Corona

Dorce Gamalama Meninggal, Ini Risiko Penderita Diabetes Terinfeksi Virus Corona

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 12:32 WIB

Terkini

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

×