Berada Dalam Pertemanan yang Toxic Hanya akan Menguras Energi, Begini Tanda-tandanya

Selasa, 22 Februari 2022 | 09:07 WIB
Berada Dalam Pertemanan yang Toxic Hanya akan Menguras Energi, Begini Tanda-tandanya
Ilustrasi pertemanan toxic (pexels.com/Liza Summer)

Suara.com - Berada dalam hubungan pertemanan toxic atau buruk dapat berdampak buruk pada kesehatan mental Anda. Sebab, hubungan seperti ini sangat menyita energi.

"Hubungan toxic membuat tubuh kita berada dalam mode stres tinggi. Stres karena menavigasi situasi yang tidak terduga atau negatif, yang menciptakan suasana ketakutan dan ketidaknyamanan," jelas psikolog dan konsultan situs parenting Mom Loves Best, Erin Miers.

Karenanya, jangan ragu untuk meninggalkan hubungan semacam itu karena hanya akan berdampak buruk pada kesejahteraan Anda.

Berdasarkan Womens Health Magazine, berikut tanda pertemanan toxic:

1. Anda lebih banyak memberi

Jika teman Anda selalu membutuhkan bantuan, tetapi tidak dapat membalas bantuan sekecil apa pun, kemungkinan dia toxic.

"Penting bagi kita untuk memahami bahwa persahabatan itu fleksibel. Tapi jika polanya seperti Anda yang selalu memberi, memberi, memberi, dan tidak ada timbal balik, itu pertanda bahwa pertemanan kalian tidak akan bertahan lama," jelas psikolog klinis Andrea Bonior.

Ilustrasi pertemanan. (pexels.com/IngaSeliverstova)
Ilustrasi pertemanan. (pexels.com/IngaSeliverstova)

2. Teman tidak lagi bisa dipercaya

Persahabatan dibangun di atas kepercayaan.

Baca Juga: 5 Ciri Ini Menandakan Kamu Terjebak dalam Hubungan Asmara yang Toxic, Merasakannya?

Contoh kasusnya adalah bahwa teman sering membatalkan janjinya secara mendadak meski Anda sedang sangat membutuhkannya.

"Jika Anda tidka percaya bahwa mereka memikirkan kepentingan Anda, itu sering kali jadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak berfungsi," imbuh Bonior.

3. Anda tidak menikmati waktu yang dihabiskan bersama teman

Gejalanya adalah mengalami peningkatan kecemasan, sakit kepala, atau perut merasa tidak enak saat bersama mereka.

"Rasanya lebih menguras tenaga, rasanya seperti tugas atau tanggung jawab," ujar Bonior, merujuk pada keharusan untuk menghabiskan waktu bersama teman tersebut.

4. Bersaing dengan mereka

Tidak ada yang salah dengan sedikit persaingan sehat dengan teman-teman. Tetapi akan menjadi toxic ketika Anda dan teman bersaing dalam hal sekecil apa pun.

"Dalam pertarungan terus-menerus mungkin bukan hubungan pertemanan yang paling sehat," tandas Bonior.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI