Cegah Stunting, Kemenkes Targetkan 16,2 Juta Remaja Putri Dapat Tablet Penambah Darah

M. Reza Sulaiman

Selasa, 22 Februari 2022 | 22:52 WIB
Cegah Stunting, Kemenkes Targetkan 16,2 Juta Remaja Putri Dapat Tablet Penambah Darah
Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)

Suara.com - Pencegahan stunting perlu dilakukan bahkan sejak sebelum perempuan hamil.

Inilah yang membuat pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menargetkan 16.256.613 remaja putri untuk mendapatkan tablet tambah darah, guna menekan tingginya angka prevalensi stunting di Indonesia.

“Dalam satu tahun, sasaran untuk anak-anak kita yaitu di tingkat SMP, SMA dan sederajat ada sebanyak 16,2 juta siswi,” kata Plt. Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Murti Utami dalam Rapat Kerja Nasional Program Bangga Kencana Tahun 2022 yang diikuti di Jakarta.

Murti menuturkan tablet tambah darah itu, akan dikonsumsi oleh para remaja putri satu tablet setiap minggu selama 52 minggu atau dalam satu tahun.

Dalam memberikan tablet tambah darah, Murti mengatakan pihaknya akan memanfaatkan waktu sarapan bersama ataupun hari di mana puskesmas berkunjung ke sekolah sebagai waktu untuk para remaja putri meminum obat itu.

“Kami mendengar teman-teman dari Kemendikbud membuat program sarapan bersama di beberapa daerah. Di hari-hari tertentu itu untuk memastikan siswi-siswi ini meminum obat tambah darah yang disediakan,” ucap dia.

Khusus remaja putri yang duduk di bangku sekolah kelas tujuh dan 10, Kemenkes akan melakukan sebuah inovasi baru yakni melakukan skrining anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah.

Menurut Murti, intervensi spesifik seperti itu perlu digencarkan sejak ibu masih berada dalam usia muda. Sebab, salah satu faktor yang berkontribusi besar terhadap lahirnya anak kerdil adalah ibu yang terkena anemia.

Ia turut menyebutkan di Indonesia, 32 persen remaja putri telah mengalami anemia. Demikian juga dengan wanita di usia subur yang kini mencapai 24 persen.

baca juga

Murti turut menyayangkan, sebesar 49 persen ibu yang sedang hamil terkena anemia. Bahkan 17,3 persen ibu mengalami kekurangan energi kronik (KEK) dan ibu hamil yang memiliki risiko komplikasi ada sebesar 28 persen.

Akibatnya, 29,5 persen bayi lahir dalam kondisi prematur, 6,6 persen lahir dengan berat badan rendah, 9,8 persen terkena diare, 1,7 persen terkena pneumonia dan 7,1 persen menderita gizi kurang.

“Jadi tidak hanya anemia, tapi bagaimana bayi-bayi itu akan lahir dengan komplikasi, dengan infeksi yang nantinya mereka dapatkan setelah kelahiran. Ini juga menyebabkan terjadinya kekerdilan, jadi tablet tambah darah ini tidak hanya diberikan, tapi kita ingin memastikan bahwa remaja-remaja putri kita semua mengonsumsi dengan baik,” kata Murti. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

Potensi Stunting Kini Bisa Didiagnosis Lebih Awal lewat Teknologi

Potensi Stunting Kini Bisa Didiagnosis Lebih Awal lewat Teknologi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 07:50 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Tim UI Perkuat Kader Posyandu Sitanala, 66 Balita Jalani Pemeriksaan Multidisiplin

Tim UI Perkuat Kader Posyandu Sitanala, 66 Balita Jalani Pemeriksaan Multidisiplin

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:30 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

News | Senin, 14 September 2026 | 15:17 WIB

Pramono Targetkan Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun

Pramono Targetkan Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:28 WIB

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

×