Gara-Gara Konsumsi Makanan Sisa, Jari dan Kaki Laki-Laki Ini Harus Diamputasi

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 24 Februari 2022 | 16:24 WIB
Gara-Gara Konsumsi Makanan Sisa, Jari dan Kaki Laki-Laki Ini Harus Diamputasi
Ilustrasi makanan sisa. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang laki-laki usia 19 tahun menderita sepsis dan kehilangan kakinya setelah mengonsumsi makanan sisa, yang membuat video Youtube-nya viral.

Kasus ini pertama kali dilaporkan di The New England Journal of Medicine, yang mana video seorang laki-laki mengonsumsi makanan sisa ini sudah dilihat lebih dari 900 ribu kali.

Penulis penelitian melaporkan bahwa laki-laki berinisial JC yang mengonsumsi makanan sisa ini dirawat di unit perawatan intensif pediatrik (PICU) akibat dari syok kegagalan organ multipel dan ruam.

Setelah masuk ke Rumah Sakit Umum Massachusetts, suhu tubuh JC mencapai 40,5 derajat celcius dan detak jantung mencapai 166bpm, lebih tinggi dari detak jantung rata-rata yang dihasilkan dari olahraga berat untuk usianya.

Setelah dibius, ia mengalami ruam keunguan dan dipindahkan ke ruangan PICU. Kemudian, ruam menyebar ke wajah, dada, perut, punggung, lengan dan kakinya.

Sedangkan dilansir dati News Week, hanya telapak tangan dan kakinya yang tidak terkena ruam.

Ilustrasi amputasi (Dok. Elements Envato)
Ilustrasi amputasi (Dok. Elements Envato)

Tapi, nekrosis pada lengan dan kakinya serta perkembangan gangren menyebabkan 10 jari JC dan kakinya di bawah lutut harus diamputasi.

"Mulanya, pasien mulai mengalami sakit perut yang menyebar dan mual setelah makan nasi, ayam dan sisa makanan dari restoran," kata penulis.

Selanjutnya, ia mulai mengalami muntah yang disertai dengan menggigil, lemas, nyeri dada, sakit kepala, leher kaku, dan pandangan kabur.

baca juga

Saat kulitnya berubah warna sekitar 5 jam sebelum masuk rumah sakit, seorang teman memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.

Seorang teman yang konsumsi makanan sama memberi tahu staf di rumah sakit bahwa dia beberapa kali muntah setelah mengonsumsi makanan sisa.

Setelah tes darah dan urine, ia pun didiagnosis dengan infeksi bakteri yang berpotensi mematikan disebut Neisseria meningitidis yang menyebabkan darahnya menggumpal dan gagal hati.

Nekrosis kulit JC adalah akibat dari kondisi yang disebut purpura fulminans, yakni komplikasi yang jarang terjadi dan lebih parah dari septikemia meningokokus.

Dokter menemukan bahwa JC hanya menerima satu dari tiga dosis vaksin konjugat meningokokus tanpa booster.

Selain itu, mereka hanya menerima satu dosis vaksin meningokokus serogrup B dari dua atau tiga dosis yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Gegara Makan Makanan Sisa, Lelaki Ini Alami Kegagalan Organ Hingga Diamputasi

Cuma Gegara Makan Makanan Sisa, Lelaki Ini Alami Kegagalan Organ Hingga Diamputasi

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 14:05 WIB

Muncul Bintik Putih di Amandel Saat Radang Tenggorokan, Haruskah Khawatir?

Muncul Bintik Putih di Amandel Saat Radang Tenggorokan, Haruskah Khawatir?

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 15:05 WIB

4 Cara Mudah Mencegah Jerawat pada Wajah, Salah Satunya Jaga Kebersihan Barang!

4 Cara Mudah Mencegah Jerawat pada Wajah, Salah Satunya Jaga Kebersihan Barang!

Your Say | Selasa, 15 Februari 2022 | 13:38 WIB

Terkini

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:01 WIB

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:53 WIB

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:50 WIB

×