Array

Cara Mengenali Varises Testis, Apa Bedanya dengan Varises Kaki?

Minggu, 27 Februari 2022 | 08:00 WIB
Cara Mengenali Varises Testis, Apa Bedanya dengan Varises Kaki?
Ilustrasi varises testis. (Pixabay/derneumann)

Suara.com - Tidak seperti tanda varises di kaki yang mudah dikenali, varises testis atau varises buah zakar yang dalam bahasa medis dikenal sebagai varikokel, lebih sulit dikenali.

Jika guratan pembuluh darah di kaki mudah terlihat berkat posisinya yang mudah dijangkau, varises testis sulit dilihat hanya dari tekstur kulitnya saja. Terlebih, varises testis ini umumnya tidak bergejala.

Varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang bisa terjadi pada testis. Tapi varises testis atau varikokel bisa mengakibatkan infertilitas atau gangguan kesuburan dan sulit memperoleh keturunan.

Dikatakan oleh dokter spesialis urologi RS Eka Hospital, dr. Regi Septian, M.Kes, Sp.U, bahwa bentuk varises testis cenderung seperti gumpalan darah, alih-alih berbentuk panjang seperti varises kaki.

"Secara visual kita bisa lihat langsung prosesnya sendiri mirip dengan yang di kaki. Kalau di kaki kan panjang, kalau ini seperti jaring jadi dia ngumpul, jadi prinsipnya sama," ujar dr. Regi dalam acara diskusi Eka Hospital Group bersama SehatQ, Sabtu (26/2/2022).

Ia menambahkan, mudah tidaknya mengenali varises testis sangat dipengaruhi derajat keparahan penyakitnya. Derajat keparahannya sendiri dibagi menjadi grade 1, 2, dan 3.

Semakin besar derajat keparahannya, perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut. Ditambah, cara mengenali dan proses diagnosisnya lebih sulit.

"Jadi kalau grade 1 dan 2, biasanya kita minta pasien untuk posisi meniup balon atau udara sambil berdiri. Biasanya saat meniup atau mengejan gumpalan dan pembengkakan buluh darah akan terlihat," kata dr. Regi.

Adapun rincian tingkat keparahan varises testis atau varikokel adalah sebagai berikut:

Baca Juga: 7 Benjolan Vagina Paling Bahaya di Dunia, Wanita Wajib Tahu!

  1. Subklinis, yaitu tidak memiliki gejala spesifik, namun terdeteksi pada pemeriksaan penunjang seperti usg.
  2. Grade I, yaitu terdeteksi pada pemeriksaan valsalva (meniup udara atau mengejan).
  3. Grade II, yaitu derajat sedang, dapat diraba tanpa valsalva.
  4. Grade III, yaitu kategori berat, dapat terlihat pada kulit skrotum beruba gambaran ‘bag of worm’, dan kerap terasa membaik apabila dalam posisi tidur telentang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI