UNICEF: Anak-Anak yang Terjebak Konflik di Ukraina Membutuhkan Dukungan Psikososial

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 03 Maret 2022 | 19:30 WIB
UNICEF: Anak-Anak yang Terjebak Konflik di Ukraina Membutuhkan Dukungan Psikososial
Sejumlah warga berlindung di ruang bawah tanah di apartemen mereka saat terjadi serangan Rusia di kota Karkhiv, Ukraina, Selasa (1/3/2022). ANTARA FOTO/HO/Volodumyr Yuriyovych Yurchenko

Suara.com - Konflik Rusia dan Ukraina semakin memengaruhi kesehatan mental anak-anak di wilayah sekitar. Kondisi perang dapat menyebabkan mimpi buruk, isolasi sosial dan serangan panik.

Dalam laman resminya, Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) melaporkan hampir setiap anak yang terjebak dalam konflik Rusia - Ukraina sekarang dianggap membutuhkan dukungan psikososial.

Inilah yang dialami oleh dua anak asal Ukraina, Illia (15) dan Afina (9).

Mereka mengatakan bahwa hidupnya telah berubah. Apabila bukan karena perang, Illia tidak akan mengalami masalah penglihatan dan melanjutkan pendidikannya.

Meski Afina baru berusia 9 tahun, ia sudah menderita diabetes akibat stres terkait konflik berkepanjangan. Kadar gula darahnya harus diukur tujuh kali sehari, dan keluarganya berusaha membeli insulin untuk Afina.

Hingga kini, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia melaporkan setidaknya tujuh anak telah tewas dan beberapa lainnya terluka selama serangan udara dan ledakan.

"Anak-anak sangat rentan terhadap rasa tidak aman, tidak hanya trauma fisik tetapi juga trauma psikologis, dan itu memiliki dampak untuk waktu lama," jelas profesor pediatri Paul Wise di Universitas Stanford.

10 Negara Pendukung Ukraina lawan Invasi Rusia. (Pexels)
Pendukung Ukraina lawan Invasi Rusia. (Pexels)

Risiko kesehatan mental anak-anak di zona perang

Studi menunjukkan bahwa anak-anak dan keluarga yang tinggal di wialayah perang memiliki peningkatan risiko menderita gangguan kesehatan mental, menurut ABC News.

baca juga

"Kami telah melihat situasi perang masa lalu seperti yang terjadi di Ukraina, peningkatan depresi, kecemasan," kata psikolog klinis Monica Barreto dari Rumah Sakit Anak Orlando Health Arnold Palmer

Meski tidak semua anak akan mengalami trauma, mereka mungkin bereaksi berbeda terhadap situasi traumatis yang mereka lihat.

"Beberapa anak mungkin lebih gelisah, mereka mungkin lebih sulit untuk tenang. Beberapa anak dalam kondisi sepeti ini cenderung menarik diri, mereka tidak banyak menangis, mereka tidak menuntut perhatian," sambungnya.

Bukan berarti anak-anak tersebut mengelola traumanya dengan baik. Sebaliknya, kondisi tersebut merupakan tanda dari hal-hal yang paling dikhawatirkan.

"Karena anak-anak ini menarik diri, mereka menginternalisasi banyak hal yang terjadi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Negara yang Pernah Konflik dengan Rusia Selain Ukraina, Ada yang Jadi Musuh Bebuyutan

3 Negara yang Pernah Konflik dengan Rusia Selain Ukraina, Ada yang Jadi Musuh Bebuyutan

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 19:12 WIB

Gagal Ikut Rombongan Evakuasi WNI dari Ukraina ke Indonesia, 14 Orang Tertinggal di Bucharest

Gagal Ikut Rombongan Evakuasi WNI dari Ukraina ke Indonesia, 14 Orang Tertinggal di Bucharest

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 18:45 WIB

Malaysia Mendukung Sidang Darurat Khusus ke-11 PBB Soal Ukraina

Malaysia Mendukung Sidang Darurat Khusus ke-11 PBB Soal Ukraina

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 18:41 WIB

Terkini

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×