Malaysia Mendukung Sidang Darurat Khusus ke-11 PBB Soal Ukraina

Erick Tanjung

Kamis, 03 Maret 2022 | 18:41 WIB
Malaysia Mendukung Sidang Darurat Khusus ke-11 PBB Soal Ukraina
Ilustrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Malaysia memberikan suara mendukung pada Sidang Darurat Khusus ke-11 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB yang mengadopsi resolusi "Tindakan terorisme terhadap Ukraina" pada Rabu.

Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam keterangannya Kamis (3/3/2022) mengatakan, Malaysia menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap Piagam PBB, prinsip dasar integritas wilayah dan kedaulatan suatu negara yang tidak boleh dilanggar oleh negara manapun.

Meski tidak sepenuhnya setuju dengan isinya, Malaysia mendukung resolusi dalam pemungutan suara dan menyatakan sikap berprinsip negara yang menghormati kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah suatu negara yang sangat penting.

Resolusi tersebut diadopsi pada Sidang Khusus ke-11 Majelis Umum PBB pada 2 Maret waktu New York dengan mengumpulkan dukungan 141 suara mendukung, lima menentang dan 35 abstain.

Kementerian Luar Negeri menjabarkan hubungan kerjasama yang erat dengan kedua negara, Rusia dan Ukraina, Malaysia menyadari bahwa situasi konflik yang kompleks karena situasi geopolitik dan perbedaan dalam berbagai aspek yang terus menjadi perhatian kedua negara.

Terkait itu Malaysia berpandangan bahwa negara-negara yang terlibat konflik perlu mencari solusi melalui dialog dan pembicaraan damai.

Kementerian Luar Negeri atau Wisma Putra mengatakan Malaysia menyambut baik pembicaraan antara Rusia dan Ukraina di Belarus dan berharap pembicaraan akan berhasil.

Pada saat yang sama Malaysia juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk terus mencari solusi atas konflik tersebut dan memainkan peran kuncinya dalam memastikan perdamaian dan keamanan global.

Sebagai negara anggota PBB yang bertanggung jawab, Malaysia menegaskan kembali komitmen berkelanjutan negara itu untuk solusi damai.

baca juga

Wisma Putra akan terus mendukung upaya-upaya di tingkat internasional untuk mencari solusi konflik guna menjaga perdamaian dan keamanan regional dan internasional, serta kemakmuran global.

Malaysia sebelumnya didesak oleh Delegasi Uni Eropa (UE) ke Malaysia untuk memberikan suara pada resolusi mengutuk agresi Rusia ke Ukraina pada sesi khusus UNGA yang diadakan pada 28 Februari hingga kemarin.

Duta Besar Prancis untuk Malaysia, Roland Galharague, dalam konferensi pers di Kuala Lumpur Selasa lalu dilaporkan telah mengatakan bahwa Malaysia sebelumnya telah memberikan suara untuk mendukung resolusi UNGA tentang invasi Rusia ke Krimea pada tahun 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ini Kamis 3 Maret 2022: 227 Warga Sipil Tewas, 525 Orang Terluka

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ini Kamis 3 Maret 2022: 227 Warga Sipil Tewas, 525 Orang Terluka

Bekaci | Kamis, 03 Maret 2022 | 14:12 WIB

Berbeda dengan Negara Lain, China Tidak Ikut Jatuhkan Sanksi Finansial Terhadap Rusia

Berbeda dengan Negara Lain, China Tidak Ikut Jatuhkan Sanksi Finansial Terhadap Rusia

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 13:06 WIB

Presidensi G20 Indonesia: Momentum Merespons Krisis Keamanan Rusia-Ukraina

Presidensi G20 Indonesia: Momentum Merespons Krisis Keamanan Rusia-Ukraina

Your Say | Kamis, 03 Maret 2022 | 07:07 WIB

Terkini

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:25 WIB

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:24 WIB

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 11:23 WIB

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:22 WIB

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:21 WIB

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:20 WIB

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:18 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

×