Jangan Asal, Kapan Waktu Tepat untuk Beri Bayi Makanan Padat?

Rabu, 09 Maret 2022 | 08:00 WIB
Jangan Asal, Kapan Waktu Tepat untuk Beri Bayi Makanan Padat?
Ilustrasi Bayi. (Pixabay)

Suara.com - Seorang ahli mengatakan bahwa kebanyakan orangtua menyapih atau memberi bayi mereka makan tidak tepat pada waktunya.

Sebanyak dua dari lima orangtua memberi makanan padat kepada bayi mereka di usia yang masih terlalu muda.

Sebelumnya, NHS telah memperingatkan bahwa orangtua tidak boleh memberi bayi makan sampai usianya menginjak 6 bulan.

Tapi, 40 persen ibu sudah mulai memberi makanan padat untuk bayinya pertama kali pada usia 5 bulan.

Kepala kesehatan memperingatkan bahwa anak-anak yang disapih atau diberi makanan padat terlalu cepat menghadapi risiko infeksi yang lebih tinggi atau kenaikan berat badan yang lebih lambat.

Dr Zoe Williams, kolumnis GP The Sun, mengatakan memang banyak orangtua bingung waktu yang tepat untuk menyapih atau memberi makanan padat untuk bayinya.

Ilustrasi Bayi (Pixabay) / Artist and zabiyaka
Ilustrasi Bayi (Pixabay) / Artist and zabiyaka

"Cara termudah untuk mengatasi semua kebingungan ini adalah ibu lebih baik menunggu bayinya sampai usia 6 bulan untuk memberi makanan padat," kata Dr Zoe dikutip dari Daily Star.

Menurut dr Zoe, cara ini sama halnya memberi bayi waktu untuk berkembang dengan baik, sehingga mereka bisa mengatasi makanan padat dengan sempurna dan tepat pada waktunya.

Dr Zoe mempelopori kampanye oleh Office for Health Improvement and Disparities agar orang tua baru mendapat informasi yang benar tentang memberi makan bayi mereka.

Baca Juga: Satgas Covid-19: Indonesia Sudah Turun dari Puncak Gelombang Omicron

Dalam survei terhadap 1.000 orang tua di Inggris, 59 persen mengaku bahwa mereka tidak tahu kapan harus menyapih anaknya.

OHID mengatakan bayi siap untuk mulai makan ketika mereka dapat duduk dan menahan kepala dengan tenang.

Selain itu, anak juga sudah memiliki keterampilan koordinasi untuk mengambil makanan, memasukkannya ke dalam mulut dan menelannya sendiri.

"1.000 hari pertama sangat penting untuk perkembangan dan berdampak pada kesehatan anak selama sisa hidup mereka," kata Maria Caulfield, Menteri Kesehatan.

Setiap anak harus memiliki dasar yang kuat untuk membangun kesehatan mereka. Kampanye ini akan memastikan orang tua memiliki dukungan dan kepercayaan diri untuk memperkenalkan bayi mereka pada makanan padat.

Bayi yang disapih terlalu dini dapat berhenti minum ASI atau susu formula sebanyak mungkin, yang mana sebenarnya masih penting untuk perkembangan awal anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI