Temuan Baru, Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Penyusutan Otak 3 Kali Lebih Cepat!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 09 Maret 2022 | 14:30 WIB
Temuan Baru, Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Penyusutan Otak 3 Kali Lebih Cepat!
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini, dampak jangka panjang virus corona Covid-19 masih menjadi misteri. Temuan baru menunjukkan bahwa virus corona bisa menyebabkan penyusutan otak 3 kali lebih cepat.

Studi baru yang diterbitkan di Nature, menyelidiki perubahan otak akibat virus corona Covid-19 pada 785 peserta berusia 51-81 tahun.

Efek virus corona Covid-19 ini diamati pada 401 pasien dengan Covid-19, yang mana para peneliti memindai otak para peserta sebelum dan sesudah infeksi untuk dipelajari.

"Analisis longitudinal kami mengungkapkan dampak virus corona Covid-19 pada otak yang signifikan," kata para peneliti dikutip dari Express.

Mereka menemukan adanya penurunan kognitif yang jauh lebih besar pada pasien positif virus corona Covid-19, bahkan setelah pulang dari rumah sakit.

Ilustrasi otak.[Pixabay]
Ilustrasi otak.[Pixabay]

"Tapi, kita masih perlu menyelidikinya lebih lanjut untuk mengetahui efek ini bisa bertahan jangka panjang atau tidak," katanya.

Hasil pemindaian nampaknya juga mengungkapkan adanya penyusutan otak 3 kali lebih cepat dari biasanya.

Para peneliti dari Universitas Oxford juga menemukan bahwa daerah penciuman otak menunjukkan bukti paling kuat dari penyusutan otak.

Para ilmuwan tidak dapat menentukan apakah penurunan volume disebabkan oleh virus corona itu sendiri, respons kekebalan terhadap virus, atau hilangnya rangsangan karena tidak memiliki indera penciuman.

baca juga

Tetapi, temuan ini menjelaskan kemungkinan penyebab gejala virus corona yang berkepanjangan, yang bisa mengganggu orang setelah infeksi.

Virus corona ini juga muncul untuk mengurangi materi abu-abu di daerah otak yang mengontrol emosi dan memori.

Bahkan pada kasus infeksi ringan, partisipan mengalami memburuknya fungsi otak yang bertanggung jawab untuk fokus dan pengorganisasian.

Rata-rata, ukuran otak menyusut antara 0,2 persen dan dua persen akibat virus corona Covid-19.Namun, penelitian ini bukan yang pertama kalinya yang memberikan bukti hubungan antara otak dan virus corona.

Bahkan, Alzheimer's Society menemukan adanya bukti bahwa infeksi virus corona bisa menyebabkan demensia lebih cepat memburuk.

Satu studi yang diterbitkan awal tahun lalu menemukan bahwa anosmia dan hiposmia dapat berkorelasi dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Gejala Mirip Flu, Ini 4 Gejala Varian Omicron pada Penis!

Selain Gejala Mirip Flu, Ini 4 Gejala Varian Omicron pada Penis!

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 13:00 WIB

Terpopuler Kesehatan: Covid-19 Bikin Otak Menyusut, Jessica Iskandar Kena Long Covid?

Terpopuler Kesehatan: Covid-19 Bikin Otak Menyusut, Jessica Iskandar Kena Long Covid?

Health | Selasa, 08 Maret 2022 | 21:21 WIB

Peneliti Temukan Efek Virus Corona Covid-19 pada Otak Terkait Penciuman

Peneliti Temukan Efek Virus Corona Covid-19 pada Otak Terkait Penciuman

Health | Selasa, 08 Maret 2022 | 15:32 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×