WHO Angkat Bicara Perihal Varian Deltacron: Belum Ada Perubahan dalam Tingkat Keparahannya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 11 Maret 2022 | 20:23 WIB
WHO Angkat Bicara Perihal Varian Deltacron: Belum Ada Perubahan dalam Tingkat Keparahannya
Ilustrasi orang terinfeksi Deltacron (Pexels)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada Rabu (9/3/2022) bahwa varian baru Covid-19, yakni kombinasi varian Delta dan Omicron, Deltracron sudah beredar di Eropa.

WHO mencatat penyebarannya sudah terdeteksi di Prancis, Belanda, dan Denmark. Selain itu, kasus baru juga telah ditemukan di Amerika Serikat berdasarkan penelitian terbaru yang terbit di MedRxiv.

Studi tersebut menemukan ada dua infeksi yang berasal dari Deltacron dari hasil pengamatan 29.719 sampel virus corona yang dikumpulkan antara 22 November 20221 hingga 13 Februari 2022, lapor Times of India.

“Selama pandemi SARS-CoV-2, dua varian atau lebih telah beredar selama periode waktu yang sama dan di wilayah geografis yang sama. Ini menciptakan peluang untuk rekombinasi antara dua varian ini," jelas penulis utama studi Philippe Colson dari IHU Mediterranee Infection di Marseille, Prancis.

Mereka menemukan orang yang positif Covid-19 terinfeksi SARS-CoV-2 versi gabungan dari protein lonjakan varian Omicron dengan 'badan' varian Delta.

Ilustrasi gambar (pixabay)
Ilustrasi deltacron (pixabay)

Pengertian rekombinasi virus

Rekombinasi virus adalah ketika setidaknya dua genom virus menginfeksi satu sel inang dan bertukar materi genetik selama replikasi untuk menghasilkan keturunan virus yang memiliki beberapa gen dari kedua strain induk.

Dikatakan umum pada virus corona karena cara genom RNA mereka diduplikasi.

Meski begitu, para ahli mengatakan terlalu dini untuk mengkhawatirkan Deltacron.

Kepala unit penyakit dan zoonosis WHO, Maria Van Kerkhove, menjelaskan bagaimana kondisi ini telah diprediksi, terutama dengan penyebaran Omicron dan Delta yang intens.

Menurutnya, jumlah kasus di wilayah Deltacron telah terdeteksi juga sangat rendah.

"Belum ada perubahan dalam epidemiologi. Kami belum melihat perubahan dalam tingkat keparahannya. Tetapi ada banyak penelitian sedang dilakukan," tandas Van Kerkhove.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Siprus: Varian Deltacron Bukan Kesalahan Laboratorium

Ilmuwan Siprus: Varian Deltacron Bukan Kesalahan Laboratorium

News | Senin, 10 Januari 2022 | 14:17 WIB

Ahli Siprus Temukan 25 Kasus Deltacron, Virus Gabungan Varian Omicron dan Delta!

Ahli Siprus Temukan 25 Kasus Deltacron, Virus Gabungan Varian Omicron dan Delta!

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 11:54 WIB

Update Covid-19 Global: Ada Pasien Terinfeksi Varian Delta dan Omicron, Deltacron Nyata?

Update Covid-19 Global: Ada Pasien Terinfeksi Varian Delta dan Omicron, Deltacron Nyata?

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 08:48 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB