Waspadai Faktor Risiko Memiliki Lemak Visceral, Letaknya Jauh di Bawah Otot Perut dan Berbahaya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 13 Maret 2022 | 07:00 WIB
Waspadai Faktor Risiko Memiliki Lemak Visceral, Letaknya Jauh di Bawah Otot Perut dan Berbahaya!
Lemak Perut. (Shutterstock)

Suara.com - Lemak visceral merupakan lemak paling tersembunyi di dalam perut yang berada jauh di bawah otot perut. Tidak heran apabila lemak ini juga dikenal sebagai lemak perut.

Berbeda dengan lemak subkutan seperti di paha atau bokong, lemak visceral ini tidak dapat disentuh atau dirasakan langsung. Itulah alasan lemak visceral sangat berbahaya.

Lemak ini juga terkait dengan banyak kondisi kesehatan serius, seperti diabetes dan penyakit jantung. Berdasarkan laman Eat This, berikut tiga alasan kemungkinan Anda mempunyai lemak visceral:

1. Orang tua obesitas

Ada kolerasi jelas antara mempunyai orang tua yang kelebihan berat badan dengan Anda sendiri juga memiliki berat badan berlebih. Satu riset menunjukkan 35% hingga 40% indeks massa tubuh anak diwarisi oleh orang tua.

"Ini memberikan wawasan penting dan langka tentang bagaimana obesitas 'ditularkan' lintas generasi," jelas Profesor Peter Dolton dari University of Sussex.

lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)
lemak perut (Pixabay/jarmoluk)

2. Polusi udara

Ada semakin banyak bukti yang menghubungkan polusi lingkungan dengan lemak perut. Satu studi dari Universitas Ohio menunjukkan polusi udara dapat menyebabkan peningkatan lemak perut, bahkan jika orang tersebut punya kebiasaan makan normal.

"Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa partikel halus (di udara) secara langsung menyebabkan peradangan dan perubahan pada sel-sel lemak, keduanya meningkatkan risiko diabetes tipe," kata profesor kesehatan lingkungan Qinghua Sun dari Ohio State University.

baca juga

3. Berat lahir

Studi menunjukkan bayi yang lahir dengan berat badan terlalu rendah atau terlalu besar memiliki risiko lebih tinggi memiliki lemak visceral saat dewasa.

"Bayi seberat 2,26 kilogram, terlepas dari apakah ia tumbuh menjadi obesitas, berat badan normal atau kurus, akan memiliki lebih banyak adipositas visceral daripada anak dengan berat lahir normal," ujar ahli neonatologi Brian Stansfield.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Diet, Makan Buah Ini Bisa Bantu Bakar Lemak Visceral yang Berbahaya!

Selain Diet, Makan Buah Ini Bisa Bantu Bakar Lemak Visceral yang Berbahaya!

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 16:35 WIB

Putih Telur Fermentasi Laktat Bisa Mengurangi Lemak Perut Visceral

Putih Telur Fermentasi Laktat Bisa Mengurangi Lemak Perut Visceral

Health | Kamis, 15 April 2021 | 18:50 WIB

Lemak Subkutan versus Visceral, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Lemak Subkutan versus Visceral, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Health | Rabu, 16 Desember 2020 | 19:59 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×