Lemak Subkutan versus Visceral, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 16 Desember 2020 | 19:59 WIB
Lemak Subkutan versus Visceral, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
Lemak Perut. (Shutterstock)

Suara.com - Terlepas dari seberapa bugar tubuh Anda, lemak akan tetap ada karena ini adalah hal yang normal dan sehat. Lemak disimpan di seluruh tubuh manusia, tapi tidak semuanya sama.

Misalnya, lemak subkutan dan lemak visceral. Lemak subkutan terletak di bawah kulit, sementara visceral berada jauh di dalam dinding perut dan mengelilingi organ.

"Lemak subkutan di area tertentu sebenarnya bisa menjadi hal yang baik. Secara umum, lemak visceral lebih terkait dengan risiko diabetes dan penyakit jantung," jelas Aaron Cypess, peneliti klinis untuk National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases.

Lemak visceral mengelilingi perut, hati, dan usus. Lemak jenis ini menjadi bantalan organ dan mengelilingi pembuluh darah penting yang memasok darah ke organ perut.

Melansir Insider, ada beberapa tanda bahwa tubuh memiliki lemak visceral berlebih. Salah satunya adalah perut buncit.

lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)
perut buncit (Pixabay/jarmoluk)

Kelebihan lemak visceral berkaitan dengan berbagai macam masalah kesehatan, seperti:

1. Diabetes, yang menyebabkan masalah jangka panjang atau komplikasi, sepeti masalah mata, ginjal, jantung, hingga saraf.

2. Hipertensi, kondisi yang juga meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke.

3. Penyakit jantung, yang meliputi kondisi pembuluh darah, penyakit arteri koroner, dan masalah pada katup.

4. Kanker, yang berhubungan dengan obesitas. Kondisi kelebihan berat badan berkaitan dengan berbagai jenis kanker, seperti usus besar, pankreas, payudara, serta ginjal.

Di sisi lain, lemak subkutan terletak tepat di bawah kulit, dan merupakan bagian dari lapisan jaringan ikat. Lemak ini membantu melindungi struktur yang lebih dalam.

Lemak subkutan juga dianggap tidak lebih berbahaya daripada lemak visceral.

Ilustrasi perempuan menjalani treatment membuang lemak di perut (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan menjalani treatment membuang lemak di perut (Shutterstock)

"Namun, masih banyak yang harus dipelajari tentang peran lemak subkutan ini," kata Cypess.

Berbeda dengan visceral, ada bukti menunjukkan lemak subkutan memiliki beberapa manfaat.

Satu studi kecil pada 2014 di Asia Selatan dan Eropa mengakitkan lemak subkutan pada paha mengurangi risiko diabetes. Lemak jenis ini juga berkaitan dengan kesehatan jantung yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Sunscreen yang Datang Kornet, Warganet: Glowing Pakai Lemak Sapi

Pesan Sunscreen yang Datang Kornet, Warganet: Glowing Pakai Lemak Sapi

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 22:04 WIB

Diet Vegan Rendah Lemak & Tinggi Karbohidrat Justru Cepat Menurunkan BB!

Diet Vegan Rendah Lemak & Tinggi Karbohidrat Justru Cepat Menurunkan BB!

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 16:35 WIB

Studi: Konsumsi Makanan Nabati Tingkatkan Metabolisme dan Pangkas Lemak

Studi: Konsumsi Makanan Nabati Tingkatkan Metabolisme dan Pangkas Lemak

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB