Viral di TikTok! Dokter Ungkap Tanda Penyakit Mematikan Pada Kuku, Cek Sekarang

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 29 Maret 2022 | 16:53 WIB
Viral di TikTok! Dokter Ungkap Tanda Penyakit Mematikan Pada Kuku, Cek Sekarang
Viral di TikTok! Dokter Ungkap Tanda Penyakit Mematikan Pada Kuku, Cek Sekarang. (Dok: TikTok/dr.karanr)

Suara.com - Seorang dokter telah memperingatkan untuk tidak pernah mengabaikan perubahan pada kuku. Karena itu bisa menjadi tanda penyakit yang mematikan

Dikutip dari The Sun, dia memposting reaksi terhadap video orang lain, yang menggambarkan seorang pamer garis keren di kuku mereka.  Pasien mengira garis itu hanya ciri unik kukunya selama satu dekade.

Namun, mereka kemudian didiagnosis menderita kanker. Berbicara dengan 4,7 juta pengikutnya, Dr Karan mengatakan, mungkin ada banyak penyebab garis hitam di kuku Anda, mulai dari infeksi, efek samping pengobatan, trauma, pembekuan darah. Video itu viral di TikTok.

“Dan satu penyebab khusus adalah jenis kanker kulit langka yang disebut melanoma, atau dalam hal ini melanoma subungual di bawah kuku. Meskipun subtipe melanoma ini cukup langka, itu terjadi pada sekitar satu persen dari semua kasus melanoma," kata dia.

Melanoma subungual adalah kanker kulit di bawah kuku - baik jari kaki maupun jari tangan - dan sangat sulit untuk dideteksi dan diobati secara dini.

Viral di TikTok! Dokter Ungkap Tanda Penyakit Mematikan Pada Kuku, Cek Sekarang. (Dok: TikTok/dr.karanr)
Viral di TikTok! Dokter Ungkap Tanda Penyakit Mematikan Pada Kuku, Cek Sekarang. (Dok: TikTok/dr.karanr)

Orang mungkin salah mengira bahwa mereka hanya mengalami memar pada kuku, atau bahkan tidak menyadari adanya perubahan sama sekali.

Kuku mungkin memiliki garis hitam atau coklat, terpisah dari dasar kuku, berdarah, tipis atau retak, atau memiliki memar yang tidak hilang meskipun kuku tumbuh.

Kulit di sekitar kuku juga bisa menjadi gelap. Melanoma adalah bentuk paling berbahaya dari kanker kulit, dan biasanya akibat paparan sinar UV (sinar matahari atau tanning bed).

Jika mampu mengenali lebih awal, kanker kulit melanoma memiliki tingkat kelangsungan hidup yang baik - 90 persen jika penyakit ini terdeteksi pada stadium satu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Numpang Gratis, Ibu-ibu Nyinyir Password WiFi Urunan PKK Gonta-ganti, Publik: Enggak Modal Banyak Tingkah

Numpang Gratis, Ibu-ibu Nyinyir Password WiFi Urunan PKK Gonta-ganti, Publik: Enggak Modal Banyak Tingkah

Hits | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:51 WIB

Datang Jadi Tamu Undangan, Emak-Emak Niat Bawa Kresek Nyomot Makanan Hajatan, Warganet: Malu Dong Mak!

Datang Jadi Tamu Undangan, Emak-Emak Niat Bawa Kresek Nyomot Makanan Hajatan, Warganet: Malu Dong Mak!

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:37 WIB

Viral Pembeli Heran Lihat Bungkus Nasi Ketan, Ternyata Kertas Penelitian Miliknya

Viral Pembeli Heran Lihat Bungkus Nasi Ketan, Ternyata Kertas Penelitian Miliknya

Jogja | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:24 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB