facebook

Jangan Cuci Muka Setiap Hari, Dermatologis Ungkap 5 Dampak Buruknya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jangan Cuci Muka Setiap Hari, Dermatologis Ungkap 5 Dampak Buruknya!
Ilustrasi cuci muka (shutterstock)

Seorang dermatologis mengungkapkan sejumlah dampak buruk dari cuci muka setiap hari.

Suara.com - Seorang dokter kulit mengungkapkan kesalahan yang sering dilakukan kebanyakan orang ketika cuci muka.

Umumnya, orang cuci muka setiap hari ketika mandi maupun bangun tidur di pagi hari. Tapi, cuci muka setiap hari justru buruk untuk kulit wajah.

Cuci muka bisa menyebabkan lebih banyak dampak buruk daripada sebaliknya, terutama bila Anda sedang berjuang melawan jerawat dan kulit berminyak.

Dermatologis, Dr Eva Melegh telah mengungkapkan lima alasan mencuci muka setiap hari itu buruk untuk kulit wajah.

Baca Juga: Studi: Pemberian Tiga Dosis Vaksin Sinovac Cegah Dampak Terburuk Saat Gelombang Omicron di Hong Kong

1. Membuat wajah lebih berminyak

Orang berjerawat menghasilkan tingkat sebum yang lebih tinggi. Sebum adalah zat berminyak dan berlilin yang melapisi dan melembabkan kulit, yang mana ini penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Ilustrasi Kulit Berminyak (freepik)
Ilustrasi Kulit Berminyak (freepik)

"Mencuci muka Anda terlalu sering bisa menghilangkan minyak alami dari permukaan kulit, membuatnya lebih kering dan seringkali menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak sebum untuk mengimbanginya," kata Dr Eva dikutip dari The Sun.

Pembersihan wajah dengan minyak pembersih wajah non-komedogenik diikuti dengan pengelupasan lembut setiap 1-2 hari lebih baik daripada mencuci muka setiap hari.

2. Menyebabkan bintik-bintik wajah

Baca Juga: Virus Corona Bisa Sebabkan Long Covid-19, Ini Daftar Lengkap Gejalanya!

Sebum berlebih bukanlah penyebab jerawat dan mencuci muka setiap hari bukan cara untuk mengatasi akar masalahnya.

Masalah jerawat yang sebenarnya adalah oksidasi sebum ketika berada di dekat permukaan kulit. Kemudian, ini bercampur dengan udara dan bakteri yang menyebabkan peradangan hingga memicu bintik-bintik wajah.

"Jika sebum dibiarkan mengalir dan tidak terus-menerus dibersihkan, tubuh akan mulai memproduksi lebih sedikit sebum seiring waktu secara bertahap," katanya.

3. Membuat kulit merah lebih buruk

Jika Anda menderita rosacea dan sensitif, mencuci muka dengan air justru dapat memperburuk kondisi. Karena, air engandung klorin yang bisa memicu flare kulit pada orang dengan kulit sensitif dan rentan terhadap rosacea.

"Tapi, perbedaan suhu air untuk cuci muka, baik air hangat atau air dingin juga bisa memicu rosacea skin flare karena pelebaran pembuluh darah sel darah di bawah permukaan kulit," katanya.

4. Menghilangkan bakteri baik

Mencuci muka setiap hari dapat menghilangkan bakteri baik dan membuat kulit kering. Bakteri baik berfungsi melindungi dan mempertahankan penghalang kulit, yang membuat bakteri jahat keluar dan mengunci kelembapan kulit.

"Penghalang kulit sangat penting untuk menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit. Orang yang rentan terhadap eksim sering memiliki fungsi penghalang kulit yang dikompromikan secara genetik," jelasnya.

5. Membuat pori-pori lebih lebar

Pori-pori kulit yang terbuka dan komedo dapat disebabkan baik oleh genetika, tetapi juga kurangnya elastisitas dan produksi kolagen di kulit itu sendiri.

"Cuci muka setiap hari bisa membuat kulit kurang elastis dan membuat pori-pori lebih terbuka," kata Dr Eva.

Dr Eva pun mengatakan lebih baik melakukan eksfoliasi secara lembut setiap dua hingga tiga hari jika Anda memiliki kulit normal. Pada kulit berminyak, Anda bisa melakukannya setiap satu hingga dua hari.

Komentar