facebook

Meski Terkadang Bukan Masalah Serius, Waspadai Jika Vertigo Sering Terjadi dan Disertai Gejala Lain!

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Meski Terkadang Bukan Masalah Serius, Waspadai Jika Vertigo Sering Terjadi dan Disertai Gejala Lain!
Ilustrasi perempuan dengan keluhan vertigo. (Shutterstock)

Kapan perlu memeriksakan ke dokter segera?

Suara.com - Pusing atau perasaan seakan ingin pingsan dan ruangan berputar mungkin pernah Anda rasakan beberapa kali. Ini bisa menjadi indikasi dehidrasi, kurang istirahat, hingga kekurangan nutrisi.

Dalam banyak kasus, pusing jenis ini atau vertigo bukanlah kondisi serius. Namun, bukan berarti Anda mengabaikannya jika sering terjadi dan intensitasnya parah.

"Vertigo, paling umum, digunakan untuk menggambarkan vertigo, perasaan bahwa lingkungan sekitar seolah berputar, membuat seseorang merasa akan pingsan atau goyah," jelas ahli neurologi Jyoti Bala Sharma dari Rumah Sakit Fortis, Noida.

Kapan perlu memeriksakan ke dokter segera?

Baca Juga: Mengenal Hiponatremia, Kondisi di Mana Pasien Tekanan Darah Tinggi Perlu Asupan Garam Tambahan

Vertigo sesekali mungkin tidak serius, namun jika terjadi berulang kali atau sering bisa jadi ada sesuatu yang perlu diperiksa.

Konsultan penyakit dalam Charu Goel Sachdeva dari Rumah Sakit Manipal HCMCT, Dwarka, percaya bahwa vertigo serius terkait dengan masalah neurologis.

Ilustrasi vertigo (Shutterstock)

Gejalanya bisa berupa ketidakseimbangan, sakit kepala, muntah berulang, dan penglihatan ganda.

"Ini bisa terkait dengan stroke, bekuan darah, pendarahan atau bahkan tumor di pusat keseimbangan otak. Tumor tertentu seperti neuroma akustik, juga bisa menyebabkan pusing," jelas Sachdeva, dilansir Times of India.

Selain itu, seseorang bisa mengalami vertigo karena dehidrasi akut, heat stroke, kehilangan darah karena cedera atau hiper bilimia yang berhubungan dengan tekanan darah sangat rendah.

Baca Juga: Ini Lho 4 Obat Vertigo Alami yang Bisa Manjur Digunakan

Alasan lainnya dari vertigo adalah masalah pada jantung.

Aritmia jantung dapat menurunkan aliran darah di otak dan tubuh, yang menyebabkan berbagai gejala termasuk jantung berdebar, vertigo, dan bahkan kematian.

Terkadang, kejadian koroner akut juga dapat menyebabkan vertigo, yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan gagal jantung.

Sachdeva menekankan untuk mengamati gejala terkait yang menyertai vertigo.

"Jika disertai sesak napas, nyeri dada, perubahan tekanan darah atau denyut nadi, atau segala jenis keringat, bisa jadi itu masalah kardiologis, yang memerlukan bantuan medis," sambungnya.

Pemeriksaan dasar seperti pemindaian MCG atau MRI, evaluasi neurologis dapat dilakukan untuk melihat kemungkinan penyebabnya.

Komentar