Buka-bukaan Dokter Senior Mantan TNI AD, Tuding Terawan Bawa Polemik IDI ke Ranah Kebencian

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 14 April 2022 | 15:26 WIB
Buka-bukaan Dokter Senior Mantan TNI AD, Tuding Terawan Bawa Polemik IDI ke Ranah Kebencian
Terawan Agus Putranto (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Dokter Senior Ahli Saraf sekaligus Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Brigjen TNI (Purn) dr. Djoko Riadi, Sp.BS(K) menyebut mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tidak memiliki itikad baik terkait pemberhentiannya sebagai anggota IDI.

Ini, menurut dr. Djoko, Terawan tidak fokus untuk menyelesaikan pelanggaran kode etik kedokteran yang membelitnya, dan malah mengarahkan kasus ke arah isu politik dan kebencian.

"Ini yang tidak selesai, selalu alami kebuntuan, malahan oleh si anggota ini (Terawan) isu ini tidak diselesaikan malah digulirkan jadi masalah politik, jadi masalah golongan, masalah kebencian, masalah yang lain," ujar dr. Djoko dalam kanal YouTube KlikDokter, Kamis (14/4/2022).

Sedangkan kata dokter yang juga purnawirawan atau pensiunan kostrad anggota TNI Angkatan Darat seperti Terawan itu, mengatakan bahwa kasus Terawan semata-mata terkait dengan kode etik kedokteran.

"Kita tahu bahwa etika tidak ada hubungannya dengan jiwa kostrad, kebetulan saya mantan purnawirawan, sama seperti anggota yang sedang dalam masalah ini," tutur dr. Djoko.

Ia melanjutkan, Terawan tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan, padahal ia sedang berkasus dan melanggar aturan IDI yang tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD&ART).

"Kalau dia (Terawan) ingin jadi anggota terus, ya nurut sama AD ARTnya, peristiwa sekarang ini yang sudah heboh di media massa, adalah konflik antara IDI dengan salah satu anggotanya yang melanggar etika kedokteran," tutup dr. Djoko.

Sebelumnya, dalam Muktamar ke-31 di Banda Aceh beberapa waktu lalu diputuskan IDI harus memberhentikan tetap Terawan sebagai anggotanya, dan IDI harus mengeksekusi putusan itu 28 hari setelah putusan dikeluarkan.

Dalam Muktamar, Terawan dinilai melanggar kode etik karena mangkir dari undangan diskusi MKEK IDI, mengiklankan diri secara berlebihan, menjanjikan kesembuhan dalam praktik DSA brainwashing (cuci otak), dan menarik bayaran dalam jumlah besar pada tindakan medis yang belum ada dasar ilmiahnya atau evidence based medicine (EBM).

baca juga

Simak video lengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dipecat sebagai Siswa TNI AD, Henz DJ Songjanan Ditarik Kembali oleh KSAD Jenderal Dudung

Sempat Dipecat sebagai Siswa TNI AD, Henz DJ Songjanan Ditarik Kembali oleh KSAD Jenderal Dudung

Lampung | Kamis, 14 April 2022 | 13:59 WIB

Waduh, Sejumlah Dokter di Aceh Jaya Mogok Kerja, Ada Apa?

Waduh, Sejumlah Dokter di Aceh Jaya Mogok Kerja, Ada Apa?

Sumut | Kamis, 14 April 2022 | 12:46 WIB

Thais Aliabadi, 5 Potret Dokter Bersalin Nikita Willy yang Juga Pejuang Kanker Payudara

Thais Aliabadi, 5 Potret Dokter Bersalin Nikita Willy yang Juga Pejuang Kanker Payudara

Banten | Kamis, 14 April 2022 | 09:15 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×