Mengenal Diet Air Putih dan Bahayanya untuk Kondisi Tertentu

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 16 April 2022 | 11:56 WIB
Mengenal Diet Air Putih dan Bahayanya untuk Kondisi Tertentu
Ilustrasi gambar diet air putih. (freepik)

Suara.com - Diet air putih adalah salah satu tren diet, yang mana Anda tidak makan dan hanya minum air putih. Diet air putih ini adalah semacam puasa dari semua makanan dan minuman kecuali air putih. Itu artinya, diet ini tidak memungkinkan Anda makan dan minum minuman seperti kopi, teh,  alkohol, dan minuman olahraga tanpa kalori, atau minuman lainnya. 

Melansir dari Very Well Fit, puasa air biasanya berlangsung 24 hingga 72 jam, tetapi puasa air yang diawasi secara medis dapat berlangsung lebih lama. Demi keselamatan Anda, Anda tidak boleh mencoba berpuasa tanpa izin dan pengawasan medis.

Ada beberapa klinik pengobatan alternatif yang menawarkan diet air putih dengan pengawasan. Dalam lingkungan klinis, pasien dipantau secara teratur untuk tanda-tanda penderitaan seperti rasa tidak enak di mulut, nyeri punggung bawah, ruam kulit, keluarnya cairan dari selaput lendir, sakit kepala, lekas marah, mual, atau muntah. Tes darah dan urine secara teratur juga dilakukan.

Banyak juga yang melakukan diet  ini di rumah tanpa dukungan profesional dan tanpa jaring pengaman yang disediakan oleh pengawasan medis. Karena ini adalah proses yang cukup mudah, orang dapat mengikuti instruksi yang ditemukan secara online atau di majalah.

Meskipun diet air putih ini sederhana, namun bukan berarti ini mudah atau aman. Selama diet, Anda tidak bisa mengonsumsi apa pun selain air. Anda biasanya minum setidaknya 2 hingga 3 liter air per hari (idealnya konsumsi air berada pada kisaran yang lebih tinggi karena Anda tidak akan mendapatkan air yang biasanya Anda dapatkan dari makanan).

Ilustrasi seseorang yang sedang minum air putih ( Foto : Unsplash,com )
Ilustrasi diet air putih ( Foto : Unsplash,com )

Bahaya Diet Air Putih

Diet air putih bisa berbahaya dan sangat merugikan orang dengan kondisi medis tertentu. Jangan pernah mencoba puasa air jika Anda mengidap penyakit seperti di bawah ini.

  • Penyakit ginjal kronis : Diet ini dapat memperburuk fungsi ginjal.
  • Diabetes : Puasa air dapat meningkatkan risiko ketoasidosis diabetikum dan hipoglikemia (gula darah rendah).
  • Gangguan makan : Puasa air dapat menyebabkan pola makan yang tidak teratur seperti siklus pembatasan pesta.
  • Mulas atau gangguan refluks gastroesofagus (GERD) : Perut Anda dapat terus membuat asam lambung naik bahkan tanpa makanan, yang dapat memperburuk gejala mulas dan GERD.

Orang yang sedang hamil atau menyusui serta anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun juga tidak boleh berpuasa air. Demikian informasi mengenai diet air putih yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menu Buka Puasa Nabi Muhammad SAW, Sederhana dan Menyehatkan

Menu Buka Puasa Nabi Muhammad SAW, Sederhana dan Menyehatkan

News | Rabu, 13 April 2022 | 15:05 WIB

3 dari 5 Orang Dewasa di Indonesia Belum Cukup Asupan Minum Saat Puasa, Apa Dampaknya?

3 dari 5 Orang Dewasa di Indonesia Belum Cukup Asupan Minum Saat Puasa, Apa Dampaknya?

Health | Senin, 11 April 2022 | 11:50 WIB

Jadwal Imsak Tasikmalaya Hari Ini, Senin 11 April 2022

Jadwal Imsak Tasikmalaya Hari Ini, Senin 11 April 2022

Jabar | Senin, 11 April 2022 | 02:35 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×