Orang dengan Sakit Gagal Ginjal Tidak Boleh Berpuasa, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 20 April 2022 | 11:20 WIB
Orang dengan Sakit Gagal Ginjal Tidak Boleh Berpuasa, Benarkah?
Ilustrasi sakit ginjal. [Shutterstock]

Suara.com - Penyakit ginjal atau gagal ginjal bisa menurunkan kualitas hidup penderitanya, termasuk bisa jadi halangan untuk puasa Ramadhan karena dikhawatirkan memperburuk penyakitnya.

Lalu pertanyaannya, benarkah semua orang dengan sakit ginjal tidak boleh puasa?

Hal ini dibenarkan Spesialis Penyakit Dalam Dr. dr. Riri Andri Muzasti, M.Ked, Sp.PD, bahwa pada dasarnya semua penyakit ginjal terlebih gagal ginjal tidak dianjurkan berpuasa.

Meski begitu ia mengakui ada beberapa pasien dengan sakit gagal ginjal yang masih diperbolehkan berpuasa, setelah berkonsultasi dengan dokter.

"Kalau dilihat rekomendasi yang ada pasien penyakit ginjal masih diizinkan berpuasa," terang Dr. Riri dalam acara diskusi webinar bersama suara.com, Selasa (19/4/2022).

Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Meski begitu untuk penyakit gagal ginjal stadium akhir, Dr. Riri menyarankan untuk tidak berpuasa. Ini karena penurunan fungsi ginjalnya sudah sangat berat, sehingga berpuasa akan memperparah kondisinya.

"Ini karena fungsi ginjal penurunannya cukup berat, bahkan mungkin sudah gagal ginjal, pada saat berpuasa tidak bisa dicover asupannya saat di malam harinya," terang Dr. Riri.

Adapun jika ingin memaksakan berpuasa, Dr. Riri menyarankan baiknya berkonsultasi dengan dokter yang selama ini menangani, agar kondisinya tetap dalam pemantauan dan terkontrol.

"Apakah bisa berpuasa, dalam kondisi terkontrol atau sedang dalam kondisi berat, dikhawatirkan kalau berpuasa malah berikan dampak yang buruk untuk kita," jelasnya.

baca juga

Perlu diketahui, mengutip Alodokter ada 5 kategori stadium gagal ginjal, yang bisa diukur dengan hitungan laju filtrasi glomerulus (LFG) atau jumlah darah yang bisa disaring oleh ginjal. Rinciannya adalah seperti berikut:

  • Stadium 1 (LFG di atas 90), fungsi ginjal masih bekerja secara normal, namun tanda-tanda awal penyakit ginjal mungkin sudah muncul.
  • Stadium 2 (LFG 60–89), fungsi ginjal mulai sedikit menurun.
  • Stadium 3 (LFG 30–59), penyaringan zat-zat sisa dari dalam tubuh sudah mulai tidak efektif, sehingga muncul beragam keluhan.
  • Stadium 4 (LFG 15–29), fungsi ginjal sudah sangat rendah.
  • Stadium 5 (LFG di bawah 15), ginjal hampir tidak berfungsi, sehingga zat-zat sisa dan cairan yang berlebih menumpuk di dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Takjil Primadona saat Buka Puasa, Yuk! Cobain Resep Bakwan ala Chef yang Lagi Trending di TikTok

Jadi Takjil Primadona saat Buka Puasa, Yuk! Cobain Resep Bakwan ala Chef yang Lagi Trending di TikTok

Lifestyle | Rabu, 20 April 2022 | 11:02 WIB

Resep Sambal Kecombrang, Cocok Disantap Pakai Nasi Hangat dan Lauk Gorengan atau Bakaran

Resep Sambal Kecombrang, Cocok Disantap Pakai Nasi Hangat dan Lauk Gorengan atau Bakaran

Lifestyle | Rabu, 20 April 2022 | 10:32 WIB

Buka Puasa dengan Minuman Manis dan Menyegarkan, Ini 10 Merek Sirup Terlaris Selama Ramadhan yang Layak Dicoba!

Buka Puasa dengan Minuman Manis dan Menyegarkan, Ini 10 Merek Sirup Terlaris Selama Ramadhan yang Layak Dicoba!

Lifestyle | Rabu, 20 April 2022 | 10:15 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×