Array

Cobalah Kombinasikan Vitamin D dan Vitamin K, Ini Manfaatnya!

Minggu, 24 April 2022 | 15:10 WIB
Cobalah Kombinasikan Vitamin D dan Vitamin K, Ini Manfaatnya!
vitamin D dan K (shutterstock)

Suara.com - Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak yang bisa ditemukan dalam makanan seperti ikan berlemak, produk susu, dan telur.

Vitamin D ini juga bisa diperoleh dari paparan sinar matahari ke kulit. Vitamin D ini sangat memainkan peran utama dalam mengatur metabolisme kalsium dengan meningkatkan penyerapan kalsium usus.

Karena itulah, vitamin D ini direkomendasikan untuk mencegah patah tulang. Ketika jumlah kalsium yang cukup tidak ada dalam tubuh, vitamin D menyerap cadangan dari tulang yang menyebabkan pengeroposan tulang dan osteoporosis.

Tingginya vitamin D dalam tubuh menyebabkan pengapuran pembuluh darah yang dapat memperburuk kesehatan jantung dan menyebabkan penyakit jantung.

Kelemahan utama mengonsumsi suplemen vitamin tanpa anjuran dokter adalah orang tidak tahu kapan harus berhenti.

Ilustrasi vitamin K (Pixabay)
Ilustrasi vitamin K (Pixabay)

Hal ini menyebabkan akumulasi berlebihan vitamin di dalam tubuh yang kemudian berfungsi secara terbalik.

Deposisi berlebihan vitamin D atau keracunan vitamin D menyebabkan hiperkalsemia. hiperkalsemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kadar kalsium yang terlalu tinggi dalam darah.

Kalsifikasi pembuluh darah adalah salah satu kondisi utama yang mendasari penyakit jantung. Jumlah vitamin D yang direkomendasikan setiap hari adalah 10-20 mikrogram.

Banyak penelitian telah merekomendasikan bahwa suplemen vitamin D harus diambil bersama dengan vitamin K.

Baca Juga: Peneliti: Orang Gangguan Kejiwaan Berisiko Terinfeksi Virus Corona Meski Sudah Vaksin Covid-19

Sementara vitamin D memastikan keberadaan kalsium dalam darah, vitamin K memastikan keberadaan kalsium dalam tulang sehingga mengurangi pengendapan di pembuluh darah.

Banyak ahli kesehatan mengaitkan kadar vitamin K yang rendah dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi.

Vitamin K adalah vitamin lain yang larut dalam lemak, yang ada dalam dua bentuk vitamin K, yakni vitamin K1 dan vitamin K2.

Vitamin K membantu dalam karboksilasi. Ketika konsentrasi vitamin K yang beredar tidak mencukupi, proporsi yang lebih besar dari protein matriks Gla dan osteokalsin tetap tidak terkarboksilasi.

Hal ini berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular, BMD yang lebih rendah, dan osteoporosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI