facebook

Ibu Eross Sheila On 7 Idap Stroke sebelum Meninggal, Orang-Orang dengan Gaya Hidup seperti Ini Juga Wajib Waspada

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Ibu Eross Sheila On 7 Idap Stroke sebelum Meninggal, Orang-Orang dengan Gaya Hidup seperti Ini Juga Wajib Waspada
Eross Sheila On 7 [Instagram]

Apakah Anda termasuk orang yang paling berisiko alami stroke?

Suara.com - Hari ini, Selasa (26/4/2022), ibunda gitaris band Sheila On 7 Eross Chandra meninggal dunia. Kabar ini pun juga dibenarkan oleh sang bassist Adam Subarkah.

Adam menuturkan bahwa ibunda Eross meninggal karena sakit. Mendiang juga sudah mengidap stroke selama beberapa tahun ini.

"Penyebabnya sakit, sudah lama, terakhir kena stroke sudah bertahun-tahun. Memang kondisinya hanya di rumah," kata Adam saat dihubungi wartawan, Selasa (26/4/2022).

Dikutip dari Alodokter, stroke merupakan kondisi yang terjadi saat pasokan darah ke otak berkurang karena adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

Baca Juga: Ibu Eros Sheila On 7 Idap Stroke Bertahun-tahun, Bisakah Penyakit Ini Turun ke Anak?

Tanpa darah yang cukup, otak tidak mendapat asupan oksigen sehingga sel-sel di area otak tidak dapat berfungsi dan mati.

Foto Eross Chandra bersama ibu dan keluarga besarnya. [hendraymond / Instagram]
Foto Eross Chandra bersama ibu dan keluarga besarnya. [hendraymond / Instagram]

Sebenarnya, stroke tidak hanya dialami orang dewasa di atas 65 tahun saja. Meski risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, siapa pun dan di usia berapa pun dapat mengalaminya.

Menurut laman Mayo Clinic Health System, orang dengan gaya hidup berikut berisiko mengalami stroke:

  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Sering tidak aktif secara fisik
  • Peminum alkohol berat
  • Pengguna obat-obatan terlarang, seperti kokain dan metamfetamin

Sementara beberapa risiko medis dari stroke meliputi:

  • Orang dengan tekanan darah tinggi
  • Perokok atau yang sering terpapar asap rokok
  • Mempunyai kolesterol Tinggi
  • Penderita diabetes
  • Orang yang mengalami apnea tidur obstruktif
  • Penderita penyakit kardiovaskular, termasuk ritme jantung abnormal, seperti fibrilasi atrium
  • Orang yang mengonsumsi obat hormon, seperti penggunaan pil KB atau terapi hormon yang mencakup estrogen

Meskipun stroke adalah penyebab umum kematian dan kecacatan, risiko stroke dapat dikurangi melalui kesadaran, mengelola kondisi medis yang ada, dan menjalani gaya hidup sehat.

Baca Juga: Ibunda Eros Sheila On 7 Meninggal dan Idap Stroke, Kenali Gejala dan Penyebabnya!

Komentar