Update Covid-19 Global: Hari Keempat Lockdown, Jumlah Kematian di Korut Bertambah Lagi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 15 Mei 2022 | 08:43 WIB
Update Covid-19 Global: Hari Keempat Lockdown, Jumlah Kematian di Korut Bertambah Lagi
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Suara.com - Kasus positif Covid-19 global bertambah 400.507 dalam 24 jam terakhir pada Minggu (15/5/2022) pagi. Di waktu yang sama, angka kematian tercatat bertambah 833 jiwa.

Australia melaporkan kasus positif terbanyak dengan jumlah 50.434 kasus. Sedangkan laporan kematian harian juga masih didominasi Rusia dengan 107 jiwa.

Dikutip dari worldometers, total kasus Covid-19 di dunia sejak awal pandemi telah mencapai 520,81 juta dengan angka kematian lebih dari 6,28 juta. 

Sebanyak 475,24 juta kasus telah dinyatakan sembuh. Sehingga saat ini tersisa 39,28 juta orang yang masih positif Covid-19 hingga sekarang.

Kematian di Korea Utara Terus Bertambah

Korea Utara makin terbuka dengan data Covid-19 di negaranya. Melalui kantor berita pemerintah (KCNA) dikabarkan jumlah orang yang meninggal akibat infeksi virus corona di negara itu telah mencapai 42 jiwa per Minggu (15 Mei).

Pada Kamis (12 Mei) Korea Utara untuk pertama kalinya mengakui adanya wabah Covid-19 dan memerintahkan diberlakukan penguncian nasional. Menurut KCNA, negara itu mengambil langkah-langkah darurat negara cepat untuk mengendalikan epidemi.

"Semua provinsi, kota, dan kabupaten di negara ini telah dikunci total dan unit kerja, unit produksi, dan unit perumahan ditutup sejak pagi 12 Mei dan pemeriksaan ketat dan intensif terhadap semua orang sedang dilakukan," lapor KCNA pada Minggu (15 Mei), dikutip dari Channel News Asia.

Sehari sebelumnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan penyebaran Covid-19 telah mendorong negaranya menjadi kekacauan besar dan menyerukan pertempuran habis-habisan untuk mengatasi wabah tersebut.

baca juga

Otoritas kesehatan telah mendirikan lebih banyak pos pencegahan epidemi dan segera mengangkut pasokan medis ke rumah sakit juga klinik. Sementara pejabat senior telah menyumbangkan obat-obatan cadangan.

Tercatat sebanyak lebih dari 296.180 penduduk di Korea Utara mengalami gejala demam, dan 15 lainnya meninggal dalam sehari ini.

Para ahli menilai bahwa Korea Utara sepertinya tidak memiliki kapasitas untuk menguji puluhan ribu pasien bergejala tersebut. KCNA tidak melaporkan berapa banyak dari kasus yang dicurigai itu terkonfirmasi positif Covid-19.

Secara keseluruhan Korea Utara telah melaporkan 820.620 kasus yang dicurigai, dengan 324.550 masih dalam perawatan medis, kata KCNA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif COVID-19, Pelatih Anyar Persija Thomas Doll Tunda Keberangkatan ke Indonesia

Positif COVID-19, Pelatih Anyar Persija Thomas Doll Tunda Keberangkatan ke Indonesia

Bola | Minggu, 15 Mei 2022 | 00:03 WIB

Waduh! 89 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak Berangkat Selama Lebaran dari Daop 4 Semarang

Waduh! 89 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak Berangkat Selama Lebaran dari Daop 4 Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:09 WIB

Update COVID-19 Jakarta 14 Mei: Positif 101, Sembuh 43, Meninggal 1

Update COVID-19 Jakarta 14 Mei: Positif 101, Sembuh 43, Meninggal 1

Jakarta | Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:56 WIB

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50 WIB

LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang

LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan

Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:49 WIB

4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif

4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:42 WIB

B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju

B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:42 WIB

×