Virus Hendra: Ketahui Cara Penularan, Gejala, dan Pencegahannya

Yasinta Rahmawati

Rabu, 18 Mei 2022 | 19:14 WIB
Virus Hendra: Ketahui Cara Penularan, Gejala, dan Pencegahannya
Ilustrasi kuda sebagai inang dari virus Hendra. (Foto oleh Lum3n dari Pexels)

Suara.com - Baru-baru ini dikabarkan muncul varian virus Hendra baru. Virus ini disebut menjadi ancaman baru setelah Covid-19 dan hepatitis misterius yang beberapa waktu lalu sempat menggemparkan dunia.

Nah untuk lebih mengenalnya, berikut sedikit penjelasan terkait virus Hendra yang bisa dibagikan.

Apa Itu Virus Hendra?

Secara resmi WHO menerangkan bahwa virus Hendra merupakan penyakit yang menular ke manusia melalui hewan, tepatnya kelelawar spesies tertentu. Penyakit ini kemudian masuk dalam golongan penyakit zoonosis.

Virus ini, seperti diungkapkan dalam Jurnal Biologi Indonesia, memiliki kemiripan dengan virus Nipah. Infeksi yang terjadi pada manusia dan kuda ditemukan pertama kali pada tahun 1994 lalu di Australia. Di Indonesia, virus Hendra muncul pertama kali pada kelelawar pemakan buah di Sumatera Utara. 

Sejak 1994 hingga 2013, infeksi virus Hendra pada manusia masih jarang terjadi, hanya tujuh kasus yang dilaporkan.

Cara Penularan Virus Hendra

Mengutip CDC, penularan virus Hendra ke manusia dapat terjadi setelah terpapar cairan dan jaringan tubuh atau kotoran kuda yang terinfeksi virus Hendra. Kuda dapat terinfeksi setelah terpapar virus dalam urine kelelawar pemakan buah yang terinfeksi.

Namun sampai saat ini, belum ada penularan virus Hendra dari manusia ke manusia yang telah didokumentasikan.

baca juga
Apa itu Virus Hendra: Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan. (Pexels)
Ilustrasi kuda, inang virus hendra. (Pexels)

Gejala yang Muncul

Masih mengacu pada Jurnal Biologi Indonesia (dalam katadata.co.id) gejala virus ini pada kuda antara lain adalah demam, pembengkakan di bagian wajah, bibir, dan leher, rasa depresi, ataxia, mengalami paralisis pada muka, disorientasi, terlalu sensitif saat didekati, infeksi saluran pernapasan, muncul lendir ingus yang disertai dengan darah, encephalitis akut, hingga menimbulkan kematian.

Pada manusia, gejala yang muncul adalah infeksi saluran pernapasan atas hingga gangguan neurologis.

Pencegahan Infeksi Virus Hendra

Untuk pencegahan virus ini sendiri, langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Menjaga kebersihan di lingkungan sekitar.
  • Jika memiliki kuda atau bersentuhan dengan kuda, jangan cium di bagian moncongnya.
  • Pastikan selalu menutup luka atau lecet di kulit sebelum memegang kuda.
  • Cuci tangan setelah memegang mulut dan hidung kuda.
  • Bilas bagian tubuh yang terkena cairan tubuh atau kotoran kuda dengan segera.
  • Pastikan jangan banyak orang yang merawat kuda saat tiba-tiba sakit.
  • Gunakan APD untuk mencegah kontaminasi kulit, mata, hidung, dan mulut dari cairan tubuh kuda.

Itu tadi sekilas mengenai virus Hendra yang bisa dibagikan, semoga menjadi informasi yang berguna untuk Anda. Selamat melanjutkan aktivitas!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Tanda Ginjal Rusak, Apa Itu Virus Hendra?

Hits Health: Tanda Ginjal Rusak, Apa Itu Virus Hendra?

Health | Rabu, 18 Mei 2022 | 10:29 WIB

Apa itu Virus Hendra? Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan Penyakit Berbahaya

Apa itu Virus Hendra? Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan Penyakit Berbahaya

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:30 WIB

Belum Ada Kasus Virus Hendra, Dinkes Jogja Minta Warga Jangan Abaikan Hal Ini

Belum Ada Kasus Virus Hendra, Dinkes Jogja Minta Warga Jangan Abaikan Hal Ini

Jogja | Selasa, 17 Mei 2022 | 18:55 WIB

Terkini

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:44 WIB

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:42 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:37 WIB

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:35 WIB

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:31 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:30 WIB

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:25 WIB

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

×