Gara-Gara Menangis Usai Konsultasi, Pasien Ini Harus Bayar Lebih dari Rp 500 Ribu ke Rumah Sakit

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:12 WIB
Gara-Gara Menangis Usai Konsultasi, Pasien Ini Harus Bayar Lebih dari Rp 500 Ribu ke Rumah Sakit
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi sensitif secara emosional atau sedih selama di rumah sakit bukanlah hal aneh. Orang-orang juga biasanya akan menghabiskan waktu sampai mereka tenang sebelum memutuskan pulang.

Berkaitan dengan hal ini, sebuah insiden tak terduga terjadi pada adik Camille Johnson (25) asal New York ketika ia berada di rumah sakit.

YouTuber ini menceritakan bahwa adiknya dikenai biaya 40 USD (Rp 589 ribu) hanya karena menangis di rumah sakit, setelah ia berkonsultasi dengan dokternya.

"Akhir-akhir ini adik perempuanku sedang sakit dan akhirnya pergi ke dokter. Mereka menagih 40 USD karena menangis," cuit Johnson, Rabu (18/5/2022).

Johnson pun menunjukkan bukti dengan melampirkan foto struk dari rumah sakit. Dalam struk tersebut tertera keterangan "ASSMT Emosional/Perilaku Singkat 40 USD".

Cuitan Camille Johnson tentang adiknya (Twitter)
Cuitan Camille Johnson tentang adiknya (Twitter)

Dalam utasnya, Johnson menceritakan bahwa adiknya menderita penyakit langka.

"Ia menjadi emosional karena dia merasa frustasi dan tidak berdaya. Satu tetes air mata dan mereka menagihnya 40 USD tanpa membahas alasan dia menangis, mencoba membantu, melakukan evaluasi apa pun, resep apa pun," sambungnya, dikutip New York Post.

Ia juga menyinggung biaya yang lebih mahal daripada tes penglihatan, tes hemoglobin, penilaian risiko kesehatan dan pengambilan sempel darah kapiler.

Padahal, Johnson mengklaim pihak rumah sakit tidak pernah memeriksa kesehatan mental sang adik. Bahkan untuk depresi sekali pun.

"Dia tidak pernah berkonsultasi dengan spesialis, tidak dirujuk ke siapa pun, tidak diberi resep apa pun, dan mereka tidak melakukan apa pun untuk menyembuhkan kesehatan mentalnya," imbuh Johnson berapi-api.

Atas hal ini, Johnson menginginkan adanya perubahan dalam bidang perawatan kesehatan di negaranya.

"Saya pikir berbagi kisah nyata secara online akan menjadi cara yang baik untuk membuka percakapan ini dan membantu mengadvokasi perubahan," lanjutnya.

Ia menekankan, "Saya sangat berharap cuitan ini dapat mendorong perbaikan dalam sistem perawatan kesehatan kita serta menjadi peringatan untuk masa depan."

Namun, Johnson tidak menyebutkan nama rumah sakit tempat adiknya memeriksakan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Tahlilan 7 Hari Meninggalnya Sang Ibu, Kiki Farrel Menangis

Gelar Tahlilan 7 Hari Meninggalnya Sang Ibu, Kiki Farrel Menangis

Foto | Kamis, 19 Mei 2022 | 07:04 WIB

Usia 7 Bulan Kehamilan, Ria Ricis Ungkap Perlakuan Suami hingga Bikin Menangis

Usia 7 Bulan Kehamilan, Ria Ricis Ungkap Perlakuan Suami hingga Bikin Menangis

Entertainment | Rabu, 18 Mei 2022 | 16:40 WIB

Kocak, Bocah Ini Menangis Gegara Tak Ada Dalam Foto Pernikahan Ayah-Ibunya

Kocak, Bocah Ini Menangis Gegara Tak Ada Dalam Foto Pernikahan Ayah-Ibunya

Banten | Rabu, 18 Mei 2022 | 14:53 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB