Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet dan Microchip, Mitos atau Fakta?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 19 Mei 2022 | 19:46 WIB
Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet dan Microchip, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi vaksin covid-19 (Pexels)

Suara.com - Kabar tentang kandungan magnet hingga microchip di dalam vaksin Covid-19 masih berseliweran di media sosial. Mitos atau fakta?

Kekhawatiran tentang kandungan microchip pada vaksin menjadi alasan sebagian masyarakat masih enggan mendapatkan suntikan vaksin pertama.

Bahkan, sebuah video beredar memperlihatkan koin yang menempel di kulit seseorang, usai mendapatkan suntikan vaksin. Apa sebenarnya yang terjadi?

Berdasarkan situs resmi Satgas Covid-19, vaksin Covid-19 tidak mengandung microchip. Vaksin diciptakan untuk melawan penyakit dan bukan digunakan untuk melacak pergerakan seseorang.

mitos atau fakta vaksin mengandung magnet dan microchip. (Dok. Satgas Covid-19)
mitos atau fakta vaksin mengandung magnet dan microchip. (Dok. Satgas Covid-19)

"Vaksin COVID-19 memberikan perlindungan bagi kita dan orang-orang di sekitar kita, dari ancaman virus Corona," tulis Satgas.

Sementara itu mengutip BBC melalui program Reality Check, Ahli Medan Magnet, Eric Palm dari National High Magnetic Field Laboratory, mengatakan tidak mungkin vaksin Covid-19 mengandung magnet.

Ini karena kata Eric, jarum untuk menyuntikkan vaksin Covid-19 ke dalam tubuh ukurannya sangat kecil yakni berukuran sepersekian milimeter. Sehingga jika pun benar ada partikel magnet di dalam vaksin ukurannya akan sangat kecil.

"Ukurannya yang sangat kecil itulah, yang tidak akan memiliki kekuatan magnetik yang cukup untuk menahan magnet atau koin menempel di kulit lengan," jelas Palm.

Lebih lanjut kata dia, tanpa adanya magnet sekalipun koin bisa dengan mudah menempel di kulit apabila kulit lengket dan cenderung berminyak. Bahkan menurut Palm percaya atau tidak, saat masih anak-anak kita pernah mencoba hal serupa.

Baca Juga: Bukan Cuma Masalah Perempuan, Ini 5 Mitos Ketidaksuburan yang Perlu Pria Tahu

"Anda bisa dengan mudah menempelkan koin ke kulit Anda, dan kita sudah melakukannya sejak anak-anak menempelkan koin ke dahi," ungkapnya.

Kesimpulan: Mitos

Vaksin mengandung microchip dan membuat tubuh menjadi magnetis adalah mitos. Ini adalah bagian dari teori konspirasi jahat yang digunakan untuk menyebar hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI