40 Persen Perasaan Bahagia Diturunkan secara Genetik, Bagaimana dengan 60 Persen Sisanya?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 20 Mei 2022 | 11:27 WIB
40 Persen Perasaan Bahagia Diturunkan secara Genetik, Bagaimana dengan 60 Persen Sisanya?
Ilustrasi wanita bahagia (pexels.com/Ava Motive)

Suara.com - Setiap orang memiliki sifat yang berbeda, dan beberapa di antaranya terlihat lebih riang dan bahagia daripada yang lain.

Psikoterapis Susan Zinn dari Susan Zinn Therapy, California, mengatakan bahwa 40 persen kemampuan untuk bahagia berasal dari gen Anda sendiri.

Tetapi bukan berarti orang yang tidak dilahirkan dengan gen tersebut tidak akan bahagia. Zinn menambahkan bahwa masih ada 60 persen kebahagiaan yang berasal dari gaya hidup serta faktor lingkungan lainnya.

"Sangat mungkin untuk mengatur ulang otak kita untuk bahagia," kata Zinn, dilansir Insider.

Terlepas dari susunan genetik, ada beberapa cara untuk menjadi lebih bahagia. Bahkan di masa-masa sulit.

Ilustrasi bahagia (Pexels/Andrea Piacquadio).
Ilustrasi bahagia (Pexels/Andrea Piacquadio).

Berikut beberapa cara praktis agar lebih bahagia:

1. Lepaskan perfeksionisme

Keinginan untuk selalu sempurna hanya berfokus pada tujuan akhir kesuksesan. Jadi, Zinn menyarankan untuk melepaskannya.

Perfeksionisme hanya akan mengarahkan Anda pada hasil yang ingin dicapai daripada proses yang terjadi selama mencapainya.

baca juga

2. Mmembantu orang lain

Penelitian tahun 2020 menunjukkan bahwa melakukan sesuatu untuk orang lain untuk menghilangkan fokus pada diri sendiri dapat membuat Anda merasa lebih baik.

Tidak perlu besar, melakukan hal kecil untuk membantu orang lain juga bisa membuat Anda merasa bahagia.

3. Olahraga

Aktvitas fisik tidak hanya bermanfaat pada tubuh secara fisik, tetapi juga bagus untuk psikologis Anda. Olahraga membantu melepaskan dopamin kimia yang membuat Anda merasa senang.

4. Menutrisi tubuh

Diet sehat juga memiliki efek besar pada kepercayaan diri, kesehatan dan kebahagiaan dalam jangka panjang. Sebuah studi tahun 2012 menemukan pola makan nabati dapat meningkatkan mood.

5. Berjalan di alam

Alam membantu Anda merasa tenang dan mengurangi stres.

Alam juga membuat Anda merasa lebih terhubung dengan 'dunia', yang dapat mengarah pada kepuasan hidup yang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Alasan Kamu Perlu Membiasakan Diri Berpikir Positif, Demi Hidup Bahagia!

4 Alasan Kamu Perlu Membiasakan Diri Berpikir Positif, Demi Hidup Bahagia!

Your Say | Jum'at, 20 Mei 2022 | 10:49 WIB

Momen Bahagia Taylor Swift saat Berhasil Dapatkan Gelar Doktor Kehormatan

Momen Bahagia Taylor Swift saat Berhasil Dapatkan Gelar Doktor Kehormatan

Foto | Jum'at, 20 Mei 2022 | 10:00 WIB

Kabar Bahagia untuk Petani Sawit, Presiden Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

Kabar Bahagia untuk Petani Sawit, Presiden Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

Riau | Kamis, 19 Mei 2022 | 18:01 WIB

Terkini

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:37 WIB

×