Tega! Guru Hukum Satu Kelas Lari Keliling Lapangan, Satu Siswi Dilarikan ke UGD Karena Alami Syok Jantung

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2022 | 20:07 WIB
Tega! Guru Hukum Satu Kelas Lari Keliling Lapangan, Satu Siswi Dilarikan ke UGD Karena Alami Syok Jantung
Ilustrasi jantung (Elements Envato)

Suara.com - Berdiri di luar kelas atau menulis surat permintaan maaf merupakan bentuk hukuman paling umum yang diberikan pihak sekolah kepada siswa yang nakal atau tidak mengerjakan tugas (PR).

Namun ada saja cerita tentang hukuman berlebihan yang kerap ditanggu siswa. Seperti kisah viral di mana seorang pelajar harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami syok jantung

Mengutip World of Buzz, Jumat (20/5/2022), semua berawal ketika satu orang pelajar tidak mengumpulkan tugas sekolah. Nahas, sang guru tidak hanya menghukum siswa yang teledor saja, melainkan memberikan hukuman kepada seluruh siswa kelas tersebut.

Mereka diminta untuk berlari memutar lapangan voli sebanyak 30 kali. Di tengah hukuman, salah seorang siswi yang baru memasuki putaran ke-15 mengeluhkan sesak napas dan kelelahan.

Setelah mengadu pada guru tersebut, bukannya diminta berhenti dan istirahat, guru tersebut meminta murid itu melanjutkan hukuman dengan berjalan sambil mengenakan masker yang masih terpasang.

Setibanya di rumah, siswi tersebut dilarikan ke rumah sakit dan langsung ditangani di ruangan unit gawat darurat (UGD).

Setelah disuntik untuk menstabilkan detak jantungnya yang meningkat 200 denyut per menit, siswi itu kemudian dirawat di ICU agar terus bisa dipantau.

Melihat putrinya mengalami syok, pihak orangtua menemui pihak sekolah, dan kepala sekolah berkata guru yang menghukum telah menyadari kesalahannya dan meminta maaf.

"Guru telah menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada orangtua, dan mereka menerima permintaan maaf," ujar kepala sekolah tersebut.

Kepala sekolah juga mengatakan, guru tidak mengetahui perihal kondisi kesehatan siswinya.

Selain itu pihak sekolah juga tidak mentolerir kebijakan menghukum seluruh siswa di satu kelas karena kesalahan satu murid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tugas Pengawasan Pengungsi Luar Negeri di Bandara dan Pelabuhan Diberikan Kepada Imigrasi Makassar

Tugas Pengawasan Pengungsi Luar Negeri di Bandara dan Pelabuhan Diberikan Kepada Imigrasi Makassar

Sulsel | Jum'at, 20 Mei 2022 | 15:03 WIB

Hadiah Cinta dari Siswa Berkebutuhan Khusus

Hadiah Cinta dari Siswa Berkebutuhan Khusus

Your Say | Jum'at, 20 Mei 2022 | 11:43 WIB

Sosok Dan Profil Professor Bambang yang Disebut Doddy Sudrajat Mirip Gala Sky

Sosok Dan Profil Professor Bambang yang Disebut Doddy Sudrajat Mirip Gala Sky

Bali | Jum'at, 20 Mei 2022 | 10:54 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB