Mengenal Kandungan Willow, Tanaman yang Digunakan Warga Korea Utara untuk Menyembuhkan Covid-19

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:21 WIB
Mengenal Kandungan Willow, Tanaman yang Digunakan Warga Korea Utara untuk Menyembuhkan Covid-19
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengenakan masker di tengah wabah COVID-19 saat memeriksa apotek di Pyongyang, dalam foto tak bertanggal yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Korea Utara pada 15 Mei 2022. ANTARA/KCNA via Reuters/as

Suara.com - Penduduk Korea Utara menggunakan pengobatan tradisional untuk mencegah dan menyembuhkan Covid-19, mengingat kasusnya tengah melonjak di negara tersebut.

Beberapa pengobatan yang disarankan oleh pemerintah setempat adalah berkumur air garam serta meminum rebusan daun willow tiga kali sehari.

Dikutip Insider, daun willow menjadi obat herbal yang secara tradisional digunakan untuk meredakan demam.

Lalu, secara umum, apa saja kandungan pohon willow dan manfaatnya?

Pohon willow telah terkenal dengan manfaatnya sebagai obat herbal, yang dapat digunakan sebagai anti-inflamasi, pereda nyeri, dan penurun demam selama ribuan tahun.

Menurut laman Wild Foods and Medicines, daun willow tinggi vitamin C, diklaim tujuh hingga 10 kali lebih tinggi daripada jeruk.

Pohon willow (Pixabay)
Pohon willow (Pixabay)

Sementara kulit pohon willow mengandung serat yang dapat mengurangi pendarahan. Ini dapat membantu meredakan panas serta pembengkakan terkair cedera, radang sendi, darah tinggi, dan kondisi lainnya.

Seperti Aspirin, willow membantu mencegah pembekuan darah dan membantu menjaga aliran darah lancar ke seluruh tubuh.

Willow juga mengandung senyawa tanaman populin dan metil salisilat. Populin ditemukan di kapas dan berkontribusi pada obat anti-inflamasi dan penurun demam.

Dilansir WebMD, kulit pohon willow juga bisanya diguankan untuk sakit punggung, osteoarthritis, demam, flu, hingga nyeri otot.

Namun, belum ada bukti ilmiah yang baik untuk mendukung sebagian besar pengguaan tersebut dan juga tidak ada bukti bahwa pengobatan willow manjur untuk Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Covid-19 di Korea Utara Meningkat, Lima Hari Berturut-turut Pasien Demam Mencapai 200 Ribu

Gelombang Covid-19 di Korea Utara Meningkat, Lima Hari Berturut-turut Pasien Demam Mencapai 200 Ribu

Jogja | Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:50 WIB

Warga Korea Utara Dianjurkan Berkumur Air Garam untuk Mengobati Covid-19, Benarkah Manjur?

Warga Korea Utara Dianjurkan Berkumur Air Garam untuk Mengobati Covid-19, Benarkah Manjur?

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:39 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus Demam di Korea Utara Bertambah 200 Ribu Setiap Hari

Update Covid-19 Global: Kasus Demam di Korea Utara Bertambah 200 Ribu Setiap Hari

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:42 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB