Pemberian MPASI Disarankan saat Anak Sudah Berusia 6 Bulan, Apa Alasannya?

Yasinta Rahmawati

Minggu, 22 Mei 2022 | 21:12 WIB
Pemberian MPASI Disarankan saat Anak Sudah Berusia 6 Bulan, Apa Alasannya?
Ilustrasi gambar anak mpasi. (freepik)

Suara.com - MPASI adalah makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi bayi kerena mudah dicerna. Adapun rekomendasi MPASI adalah harus yang bernutrisi dan bergizi untuk membantu bayi bertumbuh dengan baik. 

Meskipun ASI adalah makanan terbaik untuk diberikan kepada bayi, namun bayi yang usianya lebih dari 6 bulan butuh lebih banyak mineral, vitamin, protein, serta karbohidrat. Oleh karena itu, kebutuhan gizi pada bayi tidak hanya dapat diperoleh dari ASI, tapi juga dari makanan pendamping ASI

Penting untuk diketahui bahwa bayi baru lahir hingga usia 6 bulan sebaiknya mendapatkan ASI eksklusif. Namun, setelah bayi berusia lebih dari 6 bulan, maka bayi perlu mendapatkan ASI dan makanan pendamping ASI (Mpasi) secara bersamaan. Namun, akan lebih baik jika bayi mendapatkan ASI hingga bayi genap berusia dua tahun (24 bulan).

Lantas, kenapa bayi harus mpasi di usia lebih dari 6 bulan? Melansir dari situs Hello Sehat, begini penjelasannya.

MPASI pada Bayi Usia > 6 Bulan

Ada alasan khusus yang membuat pemberian ASI eksklusif berlangsung 6 bulan, yang mana setelah 6 bulan bayi harus mendapatkan ASI dan MPASI  secara bersamaan.

Hal tersebut dikarenakan usai bayi berusia 6 bulan, asupan gizi harian bayi meningkat sehingga jika hanya menerima ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Oleh karena itu, bayi butuh MPASI. PemberiN MPASI adalah berguna untuk memenuhi asupan gizi harian bayi yang tak bisa dipenuhi jika hanya mendapatkan ASI apalagi susu formula.

Ilustrasi MPASI (Elements Envato)
Ilustrasi MPASI (Elements Envato)

Di samping itu, dengan memberikan makanan padat tampahan sebagai pendamping ASI berguna dalam melatih kinerja otot oromotor atau otot-otot di mulut, melatih kemampuan motorik bayi, serta mencegah asupan gizi bayi bermasalah.

Di masa ini (usia di atas 6 bulan), bayi sudah bisa sedikit demi sedikit belajar sampai nantinya terbiasa dengan asupan makanan padat. Jika bayi diberikan makanan padat terlalu lambat atau cepat (tidak sesuai usia yang dianjurkan), maka hal tersebut berisiko dapat membawa efek kurang baik pada kesehatan bayi.

baca juga

Adapun beberapa dampak pada bayi yang mungkin terjadi jika MPASI pertama diberikan terlalu cepat:

  • Meningkatkan risiko tersedak karena motorik pada bayi belum siap
  • Memicu gangguan pencernaan karenaSistem pencernaan pada bayi belum siap
  • Berisiko alergi, obesitas, dan eksim

Sedangkan dampak pada bayi yang mungkin terjadi jika terlalu lambat pemberian MPASI yaitu sebagai berikut:

  • Gangguan pertumbuhan karena kebutuhan nutrisi ASI eksklusif tak memenuhi kebutuhan harian bayi
  • Penolakan  MPASI, menjadikan bayu picky eater sebab tidak terbiasa

Demikian pembahasan mengenai MPASI pada bayi yang penting untuk diketahui oleh para orangtua, terutama ibu. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Penyebab Hepatitis Akut pada Balita karena ASI dari Ibu yang Divaksin Covid-19, Benarkah?

CEK FAKTA: Penyebab Hepatitis Akut pada Balita karena ASI dari Ibu yang Divaksin Covid-19, Benarkah?

Hits | Kamis, 19 Mei 2022 | 10:48 WIB

5 Momen Nagita Slavina Belanja Mpasi Rayyanza, Borong Makanan hingga Peralatan Makan

5 Momen Nagita Slavina Belanja Mpasi Rayyanza, Borong Makanan hingga Peralatan Makan

Entertainment | Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:38 WIB

Ulasan Anak Sehat Tanpa Obat: Agar Tidak Ketergantungan Obat

Ulasan Anak Sehat Tanpa Obat: Agar Tidak Ketergantungan Obat

Your Say | Sabtu, 30 April 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:22 WIB

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 13:15 WIB

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:13 WIB

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:09 WIB

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:08 WIB

×